100 Tahun PK Ojong
Antara Gunawan Mohamad dan PK Ojong, Sederhana, Pekerja Keras dan Kesetaraan
"Saya kenal PK Ojong lewat Arief Budiman, karena Arief dekat sama beliau dan kemudian kami bergaul terutama di bidang sastra"
Ia juga melihat sosok PK Ojong pribadi yang tidak mementingkan kehidupan pribadinya.
PK Ojong, lanjut Gunawan, meski memiliki jabatan tinggi ketika menjabat redaktur di Majalah Star Weekly, selalu mengedepankan kesetaraan.
Ia tak pernah memandang rendah bawahannya.
Konsep kesetaraan antara atasan dan bawah inilah yang kemudian dicontoh dan diterapkan Gunawan di redaksi Majalah Tempo, hingga kini.
"Ada kesetaraan dalam manajemen itu memperkuat tim. Jadi itu yang terus saya pakai, bahkan di Tempo saat ini pimpinan redaksi itu bukan dewa. Bisa salah, boleh dibantah, bisa diketawain, bisa diajak diskusi," tutur Gunawan.
Sebagai informasi, tepat pada 25 Juli 2020, merupakan peringatan 100 tahun PK Ojong.
PK Ojong lahir di Bukittinggi, Sumatera Barat pada 25 Juli 1920.
Pendiri Kompas Gramedia itu meninggal pada 31 Mei 1980 pada usia 59 tahun.
• Jessica Iskandar Akhinya Ungkap Perbedaan Mendasar dengan Richard Kyle, Terjadi Jelang Pernikahan
• Siapa Sebenarnya Kakak Nadiem Makarim? Rayya Makariem Lulusan Kampus Kelas Atas Amerika
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Gunawan Mohamad Mengenang 100 Tahun PK Ojong: Sederhana, Pekerja Keras dan Mengedepankan Kesetaraan