Diberi Bantuan, Penderita Kanker Malah Beli Motor dan Sapi Pakai Uang Donasi dari Donatur
Seorang penderita kanker mendapat uang donasi dari sejumlah donatur. Namun, penderita kanker beli motor dan sapi pakai uang donasi dari para donatur.
TRIBUNJAMBI.COM, JAKARTA - Seorang penderita kanker mendapat uang donasi dari sejumlah donatur.
Namun, penderita kanker beli motor dan sapi pakai uang donasi dari donatur-donatur yang memberikannya.
Si penderita kanker Nursam, suami Kinem akhirnya minta maaf kepada para donatur-donatur yang memberi bantuan.
Semula, pada bibir dalam bagian bawah Kinem terdapat benjolan kecil.
Akan tetapi seiring berjalannya waktu, benjolan tersebut kian membesar.
Benjolan itu menggantung di bagian bawah mulut.
• Daftar Film Terkenal Jepang yang Dibinrangi Haruma Miura, Miris Nasib Sang Aktor Tewas Bunuh Diri
• Kisah Pendamping Desa, Pulang Dini Hari Tapi Sering tak Dihargai
• Akhirnya Senin Ini Disdik Tanjabtim Mulai Melakukan KBM Secara Tatap Muka Bagi SD dan SMP
Namun sayang, uluran tangan dari para donatur tersebut diduga disalahgunakan oleh Nursam untuk beli sapi dan sepeda motor serta digunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Saat Tribunjateng.com mendatangi kediaman keluarga Kinem yang berada di Girirejo RT 2/5 Desa Gunungsari Kecamatan Wonosamudro Kabupaten Boyolali pada Sabtu (18/7/2020) siang, terlihat beberapa anggota kepolisian, TNI, perwakilan Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Boyolali sudah berada di rumah tersebut.
Mereka meminta supaya Nursam mengklarifikasi pernyataannya yang mengaku belum menerima bantuan yang telah digalang beberapa relawan dan instansi.
"Bantuan berwujud uang dan sembako.
Bantuan sudah saya terima.
• Gawat, Bank Dunia Sebut Indonesia Bakal Ketambahan Hampir Sejuta Keluarga Miskin
• Heboh Negara Palestina Dikabarkan Hilang dari Google Maps dan Apple Maps, Ternyata Begini Faktanya
• Zinedine Zidane Beri Sinyal Tinggalkan Real Madrid, Klub Besar Italia Ini Berpeluang Menggaet
Buat beli sapi (dua ekor) dan sepeda motor (tiga unit).
Tapi sudah saya jual semua untuk kebutuhan sehari-hari (serta biaya sekolah anak)," kata Narsum kepada Tribunjateng.com.
Seingat Narsum, bantuan yang telah diterimannya sebesar Rp 50 juta.