Sampai ke Indonesia Brompton Inggris Cari 1 Sepeda Curian, Apa Kelebihannya? Ternyata Begini, Pantas

Kegaduhan di tengah komunitas pencinta Brompton di Indonesia berawal ketika ada surat dari pihak Brompton untuk komunitas pemilik sepeda Brompton

Editor: Leonardus Yoga Wijanarko
Instagram (Tribun Makassar)
Sepeda lipat Brompton diproduksi pada 1981 di kota Brentford, Inggris. Merupakan sepeda lipat yang banyak diincar di Indonesia. 

TRIBUNJAMBI.COM - Produsen sepeda angin Brompton Inggris memburu satu unit sepeda Brompton hingga ke Indonesia. Sepeda itu dikabar hilang dicuri, lalu ditawarkan secara online di Indonesia.

Sepeda tersebut memiliki arti penting bagi Brompton, karena itu adalah satu dari 1.000 sepeda yang khusus diproduksi dalam program Wheels for Heroes (WFH) dan tidak diperjualbelikan.

Pembuatan 1.000 sepeda tersebut menggunakan biaya dari aksi penggalangan dana untuk membantu para pekerja medis di Inggris yang berjuang di garis depan melawan pandemi Covid-19.

Kegaduhan di tengah komunitas pencinta Brompton di Indonesia berawal ketika ada surat dari pihak Brompton untuk komunitas pemilik sepeda Brompton di Indonesia, yang diwakili oleh Brompton Owner Group Indonesia ( BOGI).

Tak Terima Siswa Titipannya Tak Diloloskan, Pak Lurah Ini Mengamuk di Sekolah, Rusak Fasilitas SMA

Kode Redeem Free Fire Terbaru Hari I, Bisa Dapat Banyak Skin Gratis, Cek Disini Ada Belasan

Founder BOGI, Baron Martanegara, sebagai penerima surat, meneruskan surat tersebut melalui jejaring grup BOGI di Facebook pada 15 Juli 2020, hingga bisa dibaca oleh semua anggota komunitas.

Dalam surat itu disebutkan, Brompton mengidentifikasi, iklan penjualan itu dilakukan bukan oleh penjual resmi di situs jual beli online. "Kami hendak memberikan pengumuman bahwa sepeda yang diiklankan di Indonesia tersebut adalah sepeda curian dari seorang pekerja kesehatan di Inggris," demikian bunyi kalimat dalam surat tersebut.

Disebutkan, pekerja kesehatan tersebut menggunakan Brompton WFH, yang dibuat dari aksi penggalangan dana untuk kemanusiaan. Sepeda tersebut kini sudah didaftarkan dalam daftar sepeda curian di Inggris.

"Kami memohon kepada komunitas pengguna Brompton, termasuk di Indonesia, untuk bisa memberikan informasi lebih jauh mengenai kejadian ini." "Brompton berharap dapat mendapatkan kembali sepeda tesebut untuk kembali dipakai oleh mereka yang berhak, yakni para pekerja kesehatan di Inggris."

"Kami mengirimkan surat ini untuk mendapatkan dukungan dari komunitas Brompton di Indonesia agar bisa mengidentifikasi dan menemukan kembali sepeda itu."

"Kami berharap pesan ini dapat disebarluaskan melalui jejaring media sosial komunitas yang ada, termasuk di komunitas BOGI dan Brompton Explore." Demikian bunyi surat yang ditandatangani oleh James Ku, selaku Senior Asia Marketing Executive Brompton.

Unggahan surat serta foto bidik layar dari pengumuman Brompton tersebut langsung mengundang perhatian besar dari para anggota BOGI.

Beragam komentar bermunculan. Salah satu yang paling sering terlihat adalah pertanyaan soal siapa dan iklan yang mana yang dimaksud pihak Brompton.

SUMBER: Surya

Bappeda Desak OPD di Kota Jambi Sampaikan PPAS

Miris, Sang Ibu Digugat 2 Anak Kandung Soal Tanah Warisan: Hati Kecil Mengatakan Mereka Durhaka

Sumber: Surya
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved