Berita Internasional

Malaysia Buat Negara ASEAN Naik Pitam Termasuk Indonesia, Disebut Main Mata soal LCS dengan China

Malaysia Buat Negara ASEAN Naik Pitam Termasuk Indonesia, Disebut Main Mata soal LCS dengan China

Editor: Andreas Eko Prasetyo
Rojak Daily
Pasukan Paskal Malaysia yang Mengagumi Kopaska TNI AL 

TRIBUNJAMBI.COM - Perairan Laut China Selatan diketahui sangat dekat dengan negara-negara Asia Tenggara, satu diantaranya Malaysia.

Nah, baru-baru ini, Malaysia jadi sorotan bagi banyak negara yang memiliki batas wilayah di Laut China Selatan.

Hal itu terjadi lantaran tindakan yang diambil oleh negeri Jiran dinilai ada main mata dengan China di kawasan perairan tersebut.

Bahkan di sisi lain negara-negara tetangganya di kawasan Asia Tenggara seperti Vietnam dan Filipina gencar melawan China, Malaysia dinilai adem ayem.

Kebijakan Malaysia soal Laut China Selatan yang sedang memanas makin disorot.

Tetap Pergi Pesta Meski Dilarang, Pemuda 21 Tahun Tulari Corona ke Seluruh Keluarganya

Kala AS Ajak Jepang & Inggris ke Laut China Selatan, Tiongkok Kebut Buat 2 Kapal Induk, Siap Diadu?

4 Karyawan Perusahaan di Tanjab Barat Positif Corona, Total Kasus 14 Orang Positif Covid-19

Mantan Menteri Luar Negeri Malaysia Anifah Aman sampai harus menegur Menlu Malaysia saat ini Hishammuddin Hussein soal hal tersebut.

Terlebih Amerika Serikat kian mengeraskan posisinya melawan China atas jalur perairan yang disengketakan tersebut.

Anifah, yang adalah menteri luar negeri selama sembilan tahun hingga jatuhnya pemerintahan mantan pemimpin Malaysia Najib Razak dalam pemilihan Mei 2018, memperingatkan Hishammuddin pada hari Kamis karena mengatakan kapal-kapal China tidak menyusup ke perairan Malaysia selama 100 hari terakhir.

Padahal gambar dan penampakan satelit sudah jelas menunjukkan hal yang sebaliknya.

Aktor Film Crows Zero, Haruma Miura Meninggal Dunia di Usia Muda, Postingan Akhir Banjir Ucapan Duka

Sosok Jihan Nabila, Pejuang Pendidikan untuk Anak Jalanan di Kota Jambi

Daftar 8 Drama Korea Peraih Rating Tertinggi di 2020

“Saya terkejut dengan pernyataan menteri. Dia bisa menyangkal atau tidak mengetahui fakta. Lebih buruk lagi, ia bermain politik dengan kepentingan maritim dan strategis Malaysia,” kata Anifah.

Hishammuddin sendiri menjadi Menlu Malaysia sejak bulan Maret. Sebelumnya ia adalah Menteri Pertahanan saat pemerintahan Najib.

Mencegah Asam Urat, Inilah Lima Gejala Awal yang Patut Diwaspadai

Kumpulan Gambar dan Ucapan Selamat Hari Raya Idul Adha 2020 dengan Bahasa Inggris dan Indonesia

Aurel Hermansyah Dituding tak Perawan, Atta Halilintar Mendadak Ngamuk ; Otak di Dengkul

“Jadi bagaimana kita mengatur ini? Ini adalah antara kami dan kepemimpinan China. Pendirian saya sangat jelas, kami tidak akan berkompromi dengan kedaulatan kami," kata dia seperti dikutip kantor berita nasional Bernama.

Malaysia dan Brunei adalah dua dari empat negara Asia Tenggara yang menentang klaim ekspansif Beijing di Laut China Selatan yang tiap tahunnya dilewati arus perdagangan senilai US$ 3,4 triliun setiap tahun.

Tetapi tidak seperti Vietnam dan Filipina, mereka telah membuat beberapa pernyataan publik tentang masalah ini, bahkan ketika Beijing membangun pulau buatan dan mengirim penjaga pantai dan kapal penelitian ke daerah yang kaya sumber daya untuk memperkuat klaimnya.

Tak Gunakan Masker, Anak Pulang Bawa Virus Corona hingga Sekeluarga Tertular, Bapak Paling Parah

Daftar Hero Mobile Legends Baru Selain Alice, Kini Miliki Role Ganda, Ada Tank hingga Fighter

Sebuah laporan pemerintah Malaysia pekan lalu menyatakan bahwa penyerbuan ke zona ekonomi eksklusif Malaysia oleh kapal-kapal China telah terjadi 89 kali antara 2016 dan 2019.

Halaman
12
Sumber: Kontan
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved