Selasa, 5 Mei 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Berita Internasional

AS Bakal Habis-habisan Gebuk China di Pasifik, Beijing Ngeles Agar Terhindar dari Api Peperangan

AS Bakal Habis-habisan Gebuk China di Pasifik, Beijing Ngeles Agar Terhindar dari Api Peperangan

Tayang:
Editor: Andreas Eko Prasetyo
Seaman Apprentice Drace Wilson
Carrier Battle Group USS Ronald Reagen Bergerak, Bawa 1000 Ton Senjata untuk Tantang Armada China Baku Hantam 

“China tidak berusaha menjadi kerajaan maritim. Tiongkok memperlakukan negara-negara tetangganya atas dasar kesetaraan dan melakukan pengekangan terbesar, ”kata Zhao dalam konferensi pers pada hari Selasa.

Zhao mengatakan AS adalah faktor destabilisasi di Laut Cina Selatan, karena terus mengirim kapal-kapalnya di lautan tersebut.

"Upaya Washington untuk membangkitkan perpecahan tidak akan berhasil," katanya.

VIDEO Viral Pasien Covid-19 di Malang Coba Kabur Naik Ojek, Takut Tagihan RS Mahal 

BREAKING NEWS, Penambahan Kasus Positif Covid-19 di Jambi, Total 125 Orang dan Sembuh Jadi 95 Orang

REAKSI AHY saat Lihat Fotonya Kala Masih Jadi TNI Terpampang di Belakang Truk, Lontarkan Candaan Ini

Sebelumnya seorang juru bicara Kedutaan Besar China di AS mengatakan pernyataan Pompeo yang sejalan dengan putusan pengadilan tahun 2016 oleh Konvensi PBB tentang Hukum Laut (UNCLOS) yang menolak sebagian besar klaim China dimaksudkan untuk menabur perselisihan antara China dan tetangganya.

"Kami menyarankan pihak AS untuk sungguh-sungguh menghormati komitmennya untuk tidak memihak pada masalah kedaulatan wilayah, menghormati upaya negara-negara di kawasan untuk Laut China Selatan yang damai dan stabil dan menghentikan upayanya untuk mengganggu dan menyabot perdamaian dan stabilitas regional," kata sang juru bicara.

Dalam perubahan kebijakan untuk Washington, yang tidak memiliki klaim di wilayah tersebut, AS secara resmi mengatakan pihaknya menentang serangkaian klaim China terhadap perairan yang mencakup sekitar 85% dari Cina Selatan.

"Dunia tidak akan membiarkan Beijing memperlakukan Laut China Selatan sebagai kerajaan maritimnya," kata Pompeo.

Dapatkan 5 Kode Redeem Free Fire Terbaru Selain PXTLELXDOO9L, Buruan Segera Dapatkan

Rebutan Wilayah Perbatasan, Jenderal Azerbaijan Tewas dalam Pertempuran dengan Tentara Armenia

Reaksi Baim Wong ke Latifah, Gadis Asal Jambi Pilih Hal Ini Ketimbang Mobil saat Menangkan Give Away

Sementara Pompeo tidak secara khusus mengatakan Washington memihak dalam sengketa kedaulatan, ia jelas menolak klaim China untuk fitur terendam, termasuk Mischief Reef, Second Thomas Shoal, James Shoal, Vanguard Bank dan Natuna Besar, dan menggambarkan klaim Beijing atas sumber daya lepas pantai di sebagian besar Laut Cina Selatan sebagai pelanggaran hukum.

Pernyataan Pompeo menambah konfrontasi yang semakin intensif antara China dan AS terkait perdagangan, Covid-19, hak asasi manusia di Xinjiang dan hukum keamanan nasional di Hong Kong.

Awal bulan ini, AS mengirim dua kapal induk, USS Ronald Reagan dan USS Nimitz, dan empat kapal perang lainnya ke Laut China Selatan untuk latihan.

Sementara China mengadakan latihan sendiri di sekitar Kepulauan Paracel di perairan sensitif.(*)

Artikel ini telah tayang di Kontan.co.id dengan judul "Tolak klaim AS, China: Berhentilah membuat perpecahan di Laut China Selatan"

Artikel ini juga telah tayang di SOSOK.ID

IKUTI KAMI DI INSTAGRAM:

NONTON VIDEO TERBARU KAMI DI YOUTUBE:

Halaman 2/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved