Berita Nasional

20 Saksi Diperiksa Kasus Kematian Prabowo, Polisi Libatkan Anjing Pelacak K9 Saat Olah TKP

Sudah beberapa hari, Kasus kematian editor Metro TV, Yodi Prabowo masih misteri. Polisi belum mengetahui secara pasti penyebab kematian Yodi Prabowo

WARTA KOTA/NUR ICHSAN
Keluarga dan kerabat menghadiri pemakaman editor video Metro TV Yodi Prabowo di Ciputat Timut, Tangsel, Banten, Sabtu (11/7/2020). Yodi ditemukan tewas di pinggir Jalan Tol Ulujami, Jakarta Selatan, pada Jumat (10/7/2020). 

TRIBUNJAMBI.COM - Sudah beberapa hari, Kasus kematian editor Metro TV, Yodi Prabowo masih misteri.

Polisi belum mengetahui secara pasti penyebab kematian Yodi Prabowo. Namun, Yodi Prabowo diduga adalah korban pembunuhan. Ini  diperkuat dengan adanya luka di sejumlah tubuh Yodi Prabowo.

Pihak kepolisian terus melakukan penyelidikan demi mengungkap kasus kematian editor Metro TV teersebut.

Sejumlah saksi telah dimintai keterangan terkait tewasnya Yodi Prabowo. Setidaknya sudah ada 20 saksi yang telah diminta keterangan oleh polisi.

Penduduk di Indonesia Yang Tertular Covid-19 Sudah 75.699 Kasus, 35.638 Pasien Tak Terinfeksi Lagi

Mantan Pelawak Ini Terpilih Lagi Jadi Ketua DPW PAN DKI Jakarta, Ditargetkan 15 Kursi DPRD

Tiap Sekali Panen 1 Hektare Ladang Ganja di Cilengkrang, Pelaku Raup Keuntungan Rp 240 Juta

Hal itu disampaikan langsung Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus.

"Sampai dengan hari ini sudah sekitar 20 saksi yang kita lakukan pemeriksaan," ujarnya sepert dilansir dari Youtube tvOnenews, Minggu (12/7/2020).

Selain pemeriksaan saksi, pihaknya pun telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Bahkan, polisi melibatkan anjing pelacak k9 dalam olah TKP itu.

Tim identifikasi dari Polres Metro Jakarta Selatan memeriksa mayat yang ditemukan di Pesanggrahan, Jakarta Selatan, Jumat (10/7/2020).
Tim identifikasi dari Polres Metro Jakarta Selatan memeriksa mayat yang ditemukan di Pesanggrahan, Jakarta Selatan, Jumat (10/7/2020). (TribunJakarta.com/Annas Furqon Hakim)

Dalam melakukan pelacakan, polisi menggunakan barang bukti pisau yang ditemukan di TKP dan baju korban.

"Kami gunakan k9 ini untuk bisa mengetahui rute perjalanan daripada korban maupun juga pelaku," ucap Yusri.

Meski begitu, pihaknya masih belum dapat memberikan keterangan lebih jauh terkait pelacakan itu. "Semuanya masih didalami," katanya.

Halaman
1234
Editor: rahimin
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved