Sabtu, 2 Mei 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Berita Internasional

Trik Tentara China Bisa Tewaskan 20 Tentara India di Lembah Galwan Terungkap, Ini Strateginya

Trik Tentara China Bisa Tewaskan 20 Tentara India di Lembah Galwan Terungkap, Ini Strateginya

Tayang:
Editor: Andreas Eko Prasetyo
24h.com.vn/South China Morning Post
Foto Tentara China yang berhasil menyerang India viral di sosial media 

TRIBUNJAMBI.COM - Bentrok antara tentara China dan India di Lembah Galwan seolah menunjukkan kekuatan China yang berhasil memukul hingga tewas puluhan tentara Bollywood.

Mereka terlihat dengan sengaja menyiapkan pertempuran di wilayah Pegunungan Ladakh.

Gempuran dari berbagai masalah yang datang secara bersamaan membuat negara ini melemah dalam berbagai faktor.

Melansir The Guardian, penyerangan yang dilakukan oleh tentara Tiongkok tehadap pasukan patroli India tidak menggunakan senjata.

Asyik, Objek Wisata Kerinci Kembali Dibuka, Wisatawan dari Luar Daerah Wajib Bawa Syarat Ini

Dobi, Perampok Keponakan Pengusaha Pempek Selamat Ditangkap Tim Gabungan di Sumatera Barat

Pengurus PWI Kota Jambi Periode 2020 – 2022 Dilantik, Kabag Humas Merangin Ucapkan Selamat

Pertamina Salurkan Dana Rp 1,2 Miliar Lewat Program Pinky Movement

Hal ini ditujukan untuk mengurangi kemungkinan sengketa teritorial yang sudah lama berkobar menjadi perang terbuka.

Sejumlah media India melaporkan, Tentara Pembebasan Rakyat China telah membendung aliran sungai dari gunung, yang kemudian akan mereka buka kembali blokirannya ketika pasukan India mendekat.

Aliran air tersebut membuat banyak pasukan India terjatuh.

Di situlah kemudian serdadu China menyerang.

Mereka mengacungkan tongkat dengan paku.

Kedua pasukan bertempur satu sama lain selama berjam-jam.

Sejumlah pasukan India terjatuh dari lereng gunung hingga akhirnya tewas.

Ketika pertempuran berakhir, setidaknya 20 tentara India menjadi korban, puluhan lainnya terluka dan beberapa ditawan.

China juga mengalami kerugian, meskipun belum mengungkapkan angka.

Mengutip The Guardian, konsensus rapuh yang disepakati selama hampir setengah abad juga ikut mati.

Sebelum pertempuran minggu lalu, tidak ada tentara dari kedua pihak yang tewas dalam pertempuran di perbatasan selama 45 tahun.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved