Breaking News:

Pemerintah Pusat Tambah Anggaran Bendungan Merangin, Kini Total Anggaran Pembangunan Rp 5,5 Triliun

Meski anggaran proyek fisik dengan anggaran APBD Merangin belum jelas, namun proyek fisik dengan anggaran APBN malah naik.

Tribunjambi/Muzakkir
Kepala Dinas PUPR Merangin, Aspan 

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Muzakkir

 TRIBUNJAMBI.COM,BANGKO -- Meski anggaran proyek fisik dengan anggaran APBD Merangin belum jelas, namun proyek fisik dengan anggaran APBN malah naik.

Seperti proyek vbndungan raksasa sungai Merangin. Anggaran yang semula hanya Rp 3,3 Triliun, kini meningkat menjadi Rp 5,5 triliun. Artinya ada peningkatan sebesar Rp 2,2 triliun.

Hingga saat ini, anggaran bendungan Merangin ini sudah tiga kali peningkatan, dimana awalnya hanya Rp 2,8 triliun meningkat menjadi Rp 3,3 triliun,  dan terbaru meningkat lagi menjadi Rp 5,5 triliun.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Merangin, Aspan bilang,  peningkatan anggaran mega proyek bendungan Merangin ini dikarenakan langsung pembangunan pembangkit listrik, intalasi air bersih dan jaringan irigasi.

Dobi, Perampok Keponakan Pengusaha Pempek Selamat Ditangkap Tim Gabungan di Sumatera Barat

Asyik, Objek Wisata Kerinci Kembali Dibuka, Wisatawan dari Luar Daerah Wajib Bawa Syarat Ini

Pertamina Salurkan Dana Rp 1,2 Miliar Lewat Program Pinky Movement

Menurutnya, anggaran sebelumnya hanya untuk bangunan bendungan saja, sementara untuk  pembangkit listrik dan instalasi lainnya belum termasuk kedalam itu.

"Jadi penambahan ini kegiatannya langsung hingga pembuatan jaringan PLTA, irigasi dan jaringan air bersih," kata Aspan kemarin.

Ia menjelaskan, untukjaringan irigasi ini ada dua jalur pembagian, pertama jalur irigasi di Biuku Tanjung dan satunya lagi ke arah Batang Masumai. 

Ilustrasi Lokasi Bendungan Katulampa
Ilustrasi Lokasi Bendungan Katulampa (KOMPAS.com/Ramdhan Triyadi Bempah)

Katanya, jaringan irigasi ini pindah dari semula di Desa Air Batu, karena disitu ada geopark. Dan pemerintah tak ingin mengganggu estetika geopark, makanya jaringan tersebut dialihkan.  "Sekarang sudah tidak ada masalah lagi," kata Aspan lagi.

Secara teknis tinggi bendungan mencapai 80 meter dengan ketebalan 318 meter. Rinciannya 20 meter ke dalam tanah dan 60 meter ke atas. Hitungan teknis pembangunan bendungan ini menghabiskan 1,5 juta kubik material.

Nantinya, bendungan ini bukan saja berfungsi sebagai sumber tenaga listrik saja, namun bendungan itu nantinya akan berfungsi sebagai irigasi pertanian, sumber air baku, pencegah banjir dan juga bakal menjadi destinasi wisata baru di Kabupaten Merangin.

Selama 6 Tahun, Ayah Garap Anak Tiri saat Ibu ke Pasar, Sebulan Bisa 10 Kali Perkosa

Perampok Keponakan Bos Pempek Selamat Ditembak, Juga Terlibat Perampokan Mantan Kades di Bungo

Video Viral Ibu di Lombok Ngamuk dan Hentikan Ijab Kabul Nikah Anaknya Beredar di Medsos

Dengan adanya bendungan tersebut, diprediksi Kabupaten Merangin akan menjadi central ekonomi, karena Merangin akan menjadi penyumbang padi terbesar, karena setiap aliran sawah di Kabupaten Merangin tidak ada ancaman banjir dan juga kekeringan.

 Untuk tahapan pembangunan, pada 2020 ini akan ada dua kegiatan yang dilakukan, pertama penyusunan Amdal atau analisis mengenai dampak lingkungan.

Kedua LARAP (Land Acquisition And Resettlement Action Plan) atau rencana kegiatan pengadaan tanah dan pemukiman.

"LARAP ini berkaitan dengan pengitungan potensi bendungan tersebut, pontensi sawah, berapa luas lahan, potensi air dan masyarakat yang mengelola atau memanfaatkannya nanti. Jadi dua itu kegiatannya tahun ini,"  ungkap Aspan.

Penampilan Seksi Wulan Guritno Curi Perhatian Netizen, Pamer Paha Mulus: Pertahankan Cantiknya ya

Dua Tahun Tak Disentuh, Roro Fitria Habiskan Rp 250 Juta Untuk Reparasi 2 Mobil Mewahnya

Petugas KRL Ini Kaget Ketemu Bungkusan Berisi Uang Rp 500 Juta, Awalnya Dikira Sampah

Penulis: muzakkir
Editor: rahimin
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved