Breaking News:

Zuraida, Otak Pembunuhan Hakim di Medan Yang Tak Lain Suaminya Sendiri, Akhirnya Divonis Mati

terdakwa Zuraida Hanum (41) akhirnya divonis hukuman mati oleh hakim Pengadilan Negeri (PN) Medan.

TRIBUN MEDAN/RISKI CAHYADI
Tersangka kasus pembunuhan Hakim Pengadilan Negeri (PN) Medan, Zuraida Hanum (tengah) yang juga istri korban dihadirkan polisi ketika gelar kasus di Mapolda Sumatera Utara, Medan, Sumatera Utara, Rabu (8/1/2020). Polda Sumatera Utara menetapkan tiga tersangka atas kasus dugaan pembunuhan berencana seorang hakim PN Medan tersebut dan satu dari tiga tersangka itu merupakan istri korban yang menjadi otak pembunuhan dengan motif karena permasalahan rumah tangga. TRIBUN MEDAN/RISKI CAHYADI 

TRIBUNJAMBI.COM – Kasus pembunuhan hakim di Medan, yang dilakukan istrinya sendiri, berakhir.

Dalam vonis, terdakwa Zuraida Hanum (41) akhirnya divonis hukuman mati oleh hakim Pengadilan Negeri (PN) Medan.

Dua terdakwa lainnya yakni Jefri Pratama dan Reza Fahlevi divonis penjara 20 tahun.  Mereka bertiga  dinyatakan hakim terbukti bersalah dalam kasus pembunuhan hakim Jamaluddin.

Begitulah putusan majelis hakimm yang diketuai oleh Erintuah Damanik, diruang Cakra VIII Pengadilan Negeri (PN) Medan, Rabu(1/7/2020) siang.

UPDATE Sudah 2.934 Pasien Positif Covid-19 di Indonesia Yang Meninggal Dunia

Ayah Punya Utang Narkoba, Anak yang Dibunuh, Nasib Tragis Siswi SMP di Sarolangun

Diduga Terlibat Narkoba, Anak Pejabat Tinggi Pemkab Karawang Dicokok Polisi

"Mengadili menyatakan terdakwa Zuraida Hanum terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan pembunuh berencana dan terbukti dengan dakwaan primer serta menjatuhkan pidana dengan pidana mati," putus Hakim Erintuah Damanik.   

Sementara, untuk kedua terdakwa lainnya, Majelis Hakim memberikan hukuman yang lebih ringan yaitu penjara seumur hidup dan 20 tahun penjara.

Terdakwa Zuraida Hanum dalam sidang perdana perkara pembunuhan Hakim Jamaluddin yang digelar PN Medan secara online, Selasa (31/3/2020)
Terdakwa Zuraida Hanum dalam sidang perdana perkara pembunuhan Hakim Jamaluddin yang digelar PN Medan secara online, Selasa (31/3/2020) (Tribun Medan)

"Menjatuhkan pidana penjara seumur hidup terhadap terdakwa M Jefri Pratama karena terbukti bersalah melakukan pembunuhan berencana. Sementara untuk terdakwa M Reza Fahlevi dengan pidana penjara 20 tahun," tutur Erintuah.

Menurut Majelis hakim, ketiga terdakwa dinyatakan bersalah telah melanggar pasal 340 KUHPidana Jo Pasal 55 ayat 1 ke-1 jo 64 ayat 1 KUHPidana.

Unggahan Aurel Hermansyah Jadi Sorotan, Tulis Selamat Datang, Bulanku, Kode soal Hari Bahagia?

Mahabi Perkosa Anak Teman Lalu Habisi, Pembunuhan Sadis Siswi di Sarolangun

BREAKING NEWS, Kabar Baik! Pasien Sembuh dari Virus Corona di Jambi Bertambah 8 Orang, Total 77

Yang memberatkan terdakwa telah menghilangkan nyawa korban di tenpat tidurnya sendiri yang seharusnya menjadi tempat yang paling aman, melakukan pembunuhan berencana dan bersama-sama.

"Melainkan yang meringankan, ketiganya tidak terdapat hal yang bisa meringankan," kata hakim.

Halaman
123
Editor: rahimin
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved