William Wongso Antara Rendang Malaysia dan Rendang Indonesia, Ternyata Begini Bedanya
Walau berasal dari akar yang sama, rendang Malaysia dan rendang Indonesia ternyata berbeda. Seperti apa bedanya?
TRIBUNJAMBI.COM - Tahukah Anda siapakah William Wongso yang terkenal?
Dia merupakan satu di antara ahli kuliner Tanah Air yang mendapat diplomat rendang dari Indonesia.
Satu di antara masakan yang paling terkenal di Indonesia adalah rendang.
Makanan dari Sumatera Barat ini mendapat perhatian khusus dari William Wongso.
• Mobil Alphard Via Vallen Hangus Terbakar, Dikabarkan Sudah Diamankan di Kantor Polisi
• Fakta Terbaru Mobil Wakapolres Madina Dibakar Saat Ricuh, Kapolda Sumut Sebut karena Masalah Sembako
• Lama Tak Terdengar, Kondisi Farah Quinn saat Ini Terungkap, Penampilannya Jadi Begini
Sekira setahun lalu, masakan rendang ini pernah ramai di media sosial Malaysia dan Indonesia.
Ini bermula dari kritik satu di antara juri MasterChef UK pada peserta asal Malaysia yang menghidangkan ayam rendang dengan nasi lemak.
Kala itu, juri itu menyebutkan Rendang ayam buatan peserta itu tidak renyah.
Jika dilihat dari kreasi ayam rendang yang dibuat peserta yang akhirnya tereliminasi itu, warnanya cenderung kecoklatan seperti gulai.
Walau berasal dari akar yang sama, rendang Malaysia dan rendang Indonesia ternyata berbeda.
Rendang sendiri berasal dari tanah Minangkabau alias daerah Sumatera Barat.
Sejak zaman dahulu, orang Minang yang memiliki tradisi merantau dipercaya membawa rendang ke negara-negara tetangga termasuk yang saat ini menjadi warga negara Malaysia.
Di Malaysia sendiri terjadi proses asimilasi kuliner sehingga menghasilkan rendang yang berbeda dengan yang dikenal di Sumatera Barat.
Menurut William Wongso, pakar kuliner yang disebut-sebut sebagai “diplomat rendang”, rendang bukanlah nama masakan, melainkan cara memasak.
“Rendang itu asalnya dari kata ‘randang’, secara dunia internasional, istilah ini tidak dikenal. Padahal, itu cara memasak, ‘merandang’,” tuturnya kepada KompasTravel, Rabu (4/4/2018).
Teknik memasak “merandang” ini, lanjut William, berarti “menggosongkan” santan dengan api kecil hingga menghitam.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/18052020_rendang.jpg)