William Wongso Antara Rendang Malaysia dan Rendang Indonesia, Ternyata Begini Bedanya
Walau berasal dari akar yang sama, rendang Malaysia dan rendang Indonesia ternyata berbeda. Seperti apa bedanya?
Di Sumatera Barat, hasil seperti ini kerap disebut sebagai “kalio”.
Proses memasak rendang melewati tahap gulai, kalio, dan baru rendang.
Dengan bahan yang sama (bumbu, rempah, dan santan), daging dimasak selama sekitar 2 jam.
Hasilnya adalah gulai dengan warna kuning kemerahan dan kuah banyak yang masih encer, tetapi daging sudah matang.
Setelah itu adalah tahap kalio yaitu ketika bahan yang sama dimasak selama sekitar empat jam.
Ini tahapan menuju rendang.
Hidangan kalio berciri khas kuah kental yang berminyak.
Sebab pada tahap ini, santan sudah mengeluarkan minyak. Warnanya pun sudah merah kecoklatan.
“Jadi sejauh yang saya lihat, saya belum pernah lihat yang seperti di Indonesia. Jadi memang beda. Itu juga diakui Chef Wan. Karakternya beda, meskipun asal usulnya dari Minang,” tambah William.
Chef Wan atau Datuk Redzuawan Ismail merupakan koki selebriti asal Malaysia.
Selama lebih dari 25 tahun, ia memperkenalkan masakan khas Malaysia dan Asia Tenggara melalui program televisi maupun buku masaknya.
Ia juga menjadi duta kuliner untuk badan pariwisata Malaysia.
“Tapi tiap daerah di sana juga banyak versi. Misalnya rendang peranakan,” kata William.
William menambahkan seperti di Sumatera Barat, setiap daerah di Malaysia memiliki versi rendangnya tersendiri.
Ia mengakui tidak bisa menjelaskan perbedaannya karena belum mencoba semua jenis rendang yang ada di Malaysia.
Selain itu, lanjut William, rendang Malaysia juga biasa menggunakan kerisik. Kerisik adalah parutan kelapa yang dimasak disangrai hingga hitam dan kemudian ditumbuk hingga lumat.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/18052020_rendang.jpg)