Mau Beli Sepeda? Ini Tips Membeli Sepeda dan Kenali Jenis Sepedanya
Memakai sepeda pada saat pandemi virus corona saat ini makin marak dilakukan warga.
TRIBUNJAMBI.COM, JAKARTA - Memakai sepeda pada saat pandemi virus corona saat ini makin marak dilakukan warga.
Di mana sepeda menjadi alternatif bagi masyarakat yang ingin berolahraga di tengah pandemi saat ini.
Termasuk menjadi moda transportasi yang aman dari kerumunan orang.
Namun, bagi Anda yang ingin membeli sepeda saat ini, sebaiknya mengenali jenis sepeda terlebih dahulu.
• Enam Peluang Usaha Ini Bisa Dicoba Saat Masa New Normal, Ternyata Untungnya Lumayan Besar
• Harga Emas Batangan PT Antam Senin (29/6) Turun 1.000 Menjadi Rp 911.000 Per Gram, Ini Penyebabnya
• Sinopsis Film Mr. Right Tayang di Bioskop Trans Tv, Jatuh Cinta Pada Pembunuh Bayaran
Termasuk tips cara memilih sepeda yang tepat untuk Anda.
Dilansir dari Kompas.com, dalam memilih sepeda yang tepat dan nyaman, rasanya susah-susah gampang dikarenakan cukup banyak varian merek dan jenis sepeda.
Akan menjadi masalah baru jika yang membeli sepeda adalah pesepeda atau goweser pemula yang tentu saja masih buta akan dunia sepeda.
Lantas, apa saja jenis-jenis sepeda yang saat ini banyak dipakai masyarakat dan bagaimana tips sebelum membeli sepeda?
Berikut penjelasan yang dapat dijadikan pertimbangan.
• Sinopsis Film Mr. Right Tayang di Bioskop Trans Tv, Jatuh Cinta Pada Pembunuh Bayaran
Jenis-jenis sepeda
Erwin Handoko dari Brompton Monas Cyclists mengatakan, secara umum terdapat tiga jenis sepeda yang saat ini digandrungi masyarakat.
Folding bike (sepeda lipat)
Mountain bike (sepeda gunung)
Road bike (sepeda balap)
Menurut Erwin, sepeda lipat saat ini tengah naik daun karena menjadi buruan masyarakat untuk bersepeda.
"Sepeda lipat yang lagi booming sekarang ini, beda dari beberapa tahun lalu yang booming beberapa tahun lalu itu adalah sepeda fixie," kata Erwin kepada Kompas.com, Sabtu (20/6/2020).
Mengapa banyak orang yang mencari sepeda lipat khususnya di Jakarta, kata Erwin, hal itu dikarenakan faktor pembangunan transportasi massal yang massive belakangan ini.
Seperti adanya MRT, LRT, Transjakarta atau KRL.
"Orang jadi lebih mudah dan ekonomis jika bersepeda," ujarnya.
• Bikin Geger, Makhluk Gaib Gerakkan Kursi dan Pintu Rumah Warga, Seperti Film Horor
Menurut Erwin, dari tiga jenis sepeda pada umumnya, sepeda lipat sendiri terbagi dalam tiga kategori.
Di antaranya sepeda lipat dengan tiga lipatan, sepeda dua lipatan, dan sepeda bongkar-pasang.
"Sepeda tiga lipatan ini paling ringkas dan cocok untuk di bawa ke transportasi massal, karena setelah di lipat hanya sekitar 80cm x 80 cm kurang lebih," papar Erwin.
Senada dengan Erwin, salah satu pendiri Brompunk, sebuah social movement untuk membuat aktivitas bersepeda lestari, Debyo Surya Setiyawan juga menjelaskan hal yang sama.
• Sinopsis Film The Divergent Series Insurgent Tayang di Trans TV, Perburuan Divergent Masih Berlajut
• Bikin Heboh, Tiba-Tiba Video Porno Muncul saat Webinar KPU Sumatera Barat Berlangsung
Menurut Debyo, jenis sepeda gunung lebih cocok dan pas apabila digunakan di medan yang terjal.
"Misalnya jalan berbatu, tanah yang tidak rata," ujar Debyo.
Kemudian, lanjut Debyo, sepeda balap atau yang sering disebut road bike, biasanya digunakan pada jalan yang rata dan halus.
Selain itu, kecepatan dalam bersepeda menggunakan sepeda balap juga diatas rata rata kecepatan sepeda pada umumnya.
• VIRAL Wanita Bekasi Ini Rela Dinikahi dengan Mas Kawin Rp 500, Penghulu Sebut Pertama Kali
Di antaranya sepeda lipat dengan tiga lipatan, sepeda dua lipatan, dan sepeda bongkar-pasang.
"Sepeda tiga lipatan ini paling ringkas dan cocok untuk di bawa ke transportasi massal, karena setelah di lipat hanya sekitar 80cm x 80 cm kurang lebih," papar Erwin.
Senada dengan Erwin, salah satu pendiri Brompunk, sebuah social movement untuk membuat aktivitas bersepeda lestari, Debyo Surya Setiyawan juga menjelaskan hal yang sama.
Menurut Debyo, jenis sepeda gunung lebih cocok dan pas apabila digunakan di medan yang terjal.
"Misalnya jalan berbatu, tanah yang tidak rata," ujar Debyo.
• Polwan ini Pertaruhkan Nyawa Nyelinap ke Kamar Gembong Narkoba, Terjebak di WC: Diwarnai Tembak Mati
Kemudian, lanjut Debyo, sepeda balap atau yang sering disebut road bike, biasanya digunakan pada jalan yang rata dan halus.
Selain itu, kecepatan dalam bersepeda menggunakan sepeda balap juga diatas rata rata kecepatan sepeda pada umumnya.
"Dan biasanya pesepeda balap mempunyai jarak tempuh yang jauh dalam beraktifitas sepeda," papar Debyo.
Tips membeli sepeda
Sebelum membeli sepeda, Debyo menyarankan agar mempertimbangkan beberapa hal agar tidak menyesal kemudian.
Pertama, siapkan budget atau dana.
Hal itu menurutnya agar stabilitas keluangan dan rumah tangga dapat terjaga secara aman.
"Siapkan target budgetnya dulu agar keuangan bisa terkontrol," ujar Debyo.
Kemudian selanjutnya, tentukan jenis sepeda yang diinginkan sesuai tujuan bersepedanya.
Seperti misalnya, apakah digunakan di jalanan terjal, jalanan biasa atau travelling.
"Mau sepeda gunung, sepeda balap atau sepeda lipat," ungkapnya.
Lalu, yang terakhir yakni sesuaikan spesifikasi teknis sepeda dengan postur tubuh, baik tinggi dan berat badan.
• Jokowi Ancam Rombat Kabinet, Wasekjen Demokrat Nilai Pemerintah Kekinian Sedang Banyak Persoalan
Hal ini bertujuan agar pemakai sepeda dapat merasa nyaman dan terhindar dari cedera.
"Supaya tidak ada cedera dalam bersepeda, dan sepeda juga bisa awet selama dikendarai," pungkas Debyo. (*)
Artikel ini telah tayang di Wartakotalive dengan judul Mau Beli Sepeda? Kenali Dulu Jenis dan Tips Memilih agar tidak Salah Pilih
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/14052020_sepeda-birdy.jpg)