SAD Tertembak Senjata Sendiri
Akses Pendidikan Warga SAD Belum Maksimal, Anggota DPRD Muarojambi Minta Pemerintah Lebih Perhatian
Sopyan menyampaikan agar Pemerintah Kabupaten Muarojambi lebih memperhatikan akses pendidikan terhadap Suku Anak Dalam (SAD).
Penulis: Hasbi Sabirin | Editor: Rahimin
Laporan Wartawan Tribun Jambi, Hasbi Sabirin
TRIBUNJAMBI.COM, SENGETI - Saat penyampaian tanggapan (LKPJ) Bupati Muarojambi tahun anggaran 2019, juru bicara Fraksi PPP, Sopyan menyampaikan agar Pemerintah Kabupaten Muarojambi lebih memperhatikan akses pendidikan terhadap Suku Anak Dalam (SAD).
Mereka menilai perhatian pemkab terhadap suku anak dalam (SAD) masih belum maksimal, dan mereka mohon agar lebih memperhatikan lagi akses pendidikan terhadap Suku Anak Dalam.
"Saya dapat masukan dari Camat Mestong sangat memprihatinkan gedung tempat belajarnya agar diproses untuk menempuh akses pendidikan yang layak," jelasnya.
• Listrik di Tanjung Jabung Timur Sering Padam, Ternyata Penyebabnya Benang Layangan
• Tanpa Ribet ke Kantor, Kemenag Tanjabtimur Buka Layanan Kirim Berkas Nikah Bisa Via Whatsapp
• Daftar Terbaru, 7 Kabupaten Kota di Jambi Berstatus Daerah Dengan Risiko Rendah Penularan Covid-19
Sopyan juga menyampaikan biar bagaimana pun mereka Suku Anak Dalam (SAD) adalah bagian dari warga Kabupaten Muarojambi.
"Sekali lagi kami minta Pemerintah Muarojambi memberikan askes pendidikan yang layak, baik pendidikan formal maupun pendidikan agamanya agar lebih baik," katanya baru-baru ini.
Sopyan juga minta pada pemkab lebih perhatian juga keterampilan terhadap SAD agar terangkat kehidupannya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/pendidikan-anak-anak-suku-anak-dalam-sad_20180722_171617.jpg)