Sebanyak Rp 343 Miliar Lebih Dana Desa di Provinsi Jambi Dialokasikan Jadi BLT, Ini Realisasinya

Dijelaskannya mekanisme penyaluran BLT DD sudah jelas mekanismenya. Penentuan data penerima diambil dari RT, kemudian naik ke dusun lalu naik ke desa.

Tribunjambi/Zulkifli
Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk (DP3AP2) Provinsi Jambi Luthpiah 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Transfer Dana Desa (DD) di Provinsi Jambi yang nilainya mencapai Rp1,2 triliun tahun 2020 ini, sebagian dialokasikan menjadi bantuan langsung tunai (BLT) kepada masyarakat yang terdampak virus corona di Jambi.

Dari data Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak Provinsi dan Pengendalian Penduduk Provinsi Jambi, tercatat dana desa yang di alokasikan untuk BLT sebanyak 28,4 persen atau senilai Rp 343.565.122.950 yang dicairkan dalam tiga tahap oleh 1.399 desa di Provinsi Jambi.

Sedangkan jumlah keluarga penerima menafaat BLT DD di Provinsi Jambi mencapai 129.342 KK.

Kejari Merangin Blender 81,26 Gram Narkotika dari 46 Perkara Tindak Kejahatan

Setelah Dewasa Pria Ini Kirim Pesan ke Orang yang Dulu Membully-nya, Mereka Minta Maaf

Delapan Tahun Menanti, FIB Unja Malah Diintegrasi ke FKIP, Mahasiswa dan Alumni Menabur Bunga Duka

Kepala Dinas P3AP2 Provinsi Jambi Luthpiah mengatakan, realisasi BLT DD saat ini, sebagian telah mencapai tahap dua dan sebagian desa sudah ada yang merealisasikan tahap ke tiga.

Tahap pertama telah terealisasi Rp 72.724.800.000 kepada 121.208 KK di 1.301 desa di Provinsi Jambi.

Sedangkan tahap ke dua telah terealisasi sebesar Rp 45.169.200.000 kepada 75.282 KK di 818 desa.

Sementara untuk tahap ke tiga, hingga saat ini tercatat terealisasi sebesar Rp 5.058.000.000 kepada 8.430 KK di 80 desa di Provinsi Jambi.

"Desa-desa yang sudah menyalurkan BLT DD tahap III ini ada di Kabupaten Merangin 48 desa, Muaro Jambi 1 desa, Bungo 5 desa, Tebo 20 desa, dan Sungai Penuh 6 desa," kata Luthpiah, Kamis (25/6/2020).

Luthpiah tidak menampik masih ada permasalahan-permasalahan yang ditemukan di lapangan terkait penyaluran BLT DD.

Dijelaskannya mekanisme penyaluran BLT DD sudah jelas mekanismenya. Penentuan data penerima diambil dari RT, kemudian naik ke dusun lalu naik ke desa.

"Nah desa itu akan memferivikasi dan musyawarah desa. Karena bantuan ini untuk masyarakat terdampak covid, melalui musyawarah desa khusus," jelasnya.

Itu dibuka dan disaksikan oleh aparat hukum, seperti Babinsa, Babinkantibmas. Kemudian naik ke Kecamatan, dan ditetapkan dengan SK Bupati/Walikota.

"Kalau kita lihat mekanismenya, saya rasa bantuan DD ini kecil kemungkinan yang tidak tepat sasaran. Tapi kita kan tidak menutup kemungkinan pasti ada cela-cela yang bisa dimanfaatkan oleh oknum," sebutnya.

Diketahui, besaran BLT DD yang diberikan sebrsar Rp600 ribu per KK perbulan, yang diberikan dalam tahap (April, Mei, Juni).

"Bantuan ini sangat membantu masyarakat, karena dalam kondisi covid ini, sangat banyak masyarakat yang tidak bisa bekerja," pungkasnya.

Penulis: Zulkifli
Editor: Rian Aidilfi Afriandi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved