Pasien Virus Corona Klaster Pedagang Ikan di Daerah Istimewa Yogyakarta Sembuh
Juru Bicara Pemda DIY untuk Penanganan Covid-19 Berty menjelaskan bahwa jumlah kasus positif Covid-19 di DIY secara komulatif sebanyak 288 Kasus.
"Seluruhnya laki-laki warga Karangmojo, berumur 40, 54, 39, 53, dan 27 tahun," papar Dewi kepada wartawan.
Laporan terbaru ini membuat jumlah pasien sembuh di Gunungkidul mencapai 46 kasus.
Saat ini masih ada 3 pasien yang dirawat di RSUD Wonosari. Ketiganya masing-masing merupakan warga Karangmojo, Patuk, dan Semin.
• Tidak Perlu Dua Kali Swab Negatif, Berikut Kriteria Terbaru Sembuh Covid-19 yang Dikeluarkan WHO
Kabar kesembuhan 5 pasien tersebut disampaikan oleh Direktur RSUD Wonosari dr. Heru Sulistyowati.
Ia menjelaskan kelima pasien dinyatakan sembuh berdasarkan hasil swab PCR yang keluar hari ini.
"Hasil swab PCR kelimanya 2 kali berturut-turut negatif. Jadi mereka kami nyatakan sembuh dan boleh pulang," kata Heru pagi ini.
Sampai hari ini, jumlah positif COVID-19 di Gunungkidul masih bertahan di angka 50 kasus secara akumulatif.
Ini menandakan tidak adanya penambahan selama 6 hari berturut-turut.
• Pasangan Fikar-Yos Kantongi Rekomendasi Hanura untuk Pilwako Sungai Penuh
Penambahan terjadi pada OTG reaktif Rapid Test Sebanyak 6 orang pada hari ini. Hal ini membuat angkanya secara akumulatif menjadi 514 OTG reaktif Rapid Test, dari yang sebelumnya 508.
"Total sebanyak 594 spesimen swab PCR yang sudah diambil. Sebanyak 538 spesimen dinyatakan negatif dan 6 lainnya masih dalam proses," jelas Dewi.
Wakil Bupati Gunungkidul Immawan Wahyudi turut berkomentar terkait kesembuhan 5 pasien dari Klaster Karangmojo ini.
Immawan mengapresiasi kinerja para tenaga medis di RSUD Wonosari dan mengatakan kabar kesembuhan ini bisa menjadi motivasi bagi pasien lain yang masih dirawat.
"Penambahan sembuh ini juga jadi kabar gembira bagi masyarakat Gunungkidul," katanya.( Tribunjogja.com | Kur | Alx )
Artikel ini telah tayang di Tribunjogja.com dengan judul Mayoritas Pasien Covid-19 Klaster Pedagang Ikan di Daerah Istimewa Yogyakarta Sembuh