Drama Korea
Selain Dibintangi Kim Soo-hyun, Alasan Drama Korea It’s Okay to Not Be Okay Wajib untuk Ditonton
Enam alasan mengapa serial It’s Okay to Not Be Okay wajib untuk Anda tonton.
TRIBUNJAMBI.COM - Drama Korea terbaru It’s Okay to Not Be Okay telah tayang di Netflix setiap hari Sabtu dan Minggu pukul 20.30 WIB.
Dibintangi oleh Kim Soo-hyun dan Seo Yea-ji, serial ini menceritakan bagaimana dua orang yang berbeda dunia dan kepribadian saling jatuh cinta dan menyembuhkan luka emosional satu sama lain.
Namun tak hanya kisah cinta, serial ini juga mengangkat berbagai tema yang menarik, seperti drama keluarga, bromance, dan misteri.
• Sinopsis Its Okay to Not Be Okay Episode 1, Tampil dengan Visual yang Memanjakan Mata
• Sinopis Its Okay To Not Be Okay Episode 2, Kang Tae Memastikan Apa Moon Young Teman Masa Kecilnya
Berdasarkan siaran pers dari Netflix yang diterima Tribunnews, berikut enam alasan mengapa serial It’s Okay to Not Be Okay wajib untuk Anda tonton.
1. Akting Kim Soo-hyun yang menghidupkan cerita

Drama terakhir yang dibintangi Kim Soo-hyun sebelum mengikuti program wajib militer adalah The Producers pada tahun 2015.
Kim Soo-hyun juga sempat tampil sebagai peran cameo di Hotel del Luna dan Crash Landing on You.
Memiliki wajah yang tampan dan keandalannya dalam berakting, mulai dari memerankan bintang K-pop hingga mata-mata Korea Utara, penampilan Kim Soo-hyun sebagai Gang-tae di serial It’s Okay to Not Be Okay akan membuat Anda kembali jatuh cinta.
2. Karakter wanita yang tidak seperti biasanya

Dalam serial It’s Okay to Not Be Okay, Anda tidak akan menemukan karakter wanita yang lugu dan manis seperti di drama Korea pada umumnya.
Karakter Ko Mun-yeong (Seo Yea-ji) sebagai sosok yang cenderung anti-sosial dan kurang memiliki rasa empati, mungkin akan membuat Anda tidak menyukai perannya.
Namun seiring jalannya cerita, Anda dapat melihat sisi lain darinya yang sangat jujur dan tidak suka berprasangka buruk.
Mun-yeong, penggemar pisau yang tajam ini merupakan sosok yang pemberani dan siap melawan orang jahat.
Pelan-pelan Anda akan menyukai karakter wanita ini, terutama ketika ia mulai memperbaiki diri dan meruntuhkan pertahanannya.
3. Kisah tentang spektrum autisme
