Sudah Berjalan Setengah Tahun Anggaran, 50 Paket Pekerjaan di Dinas PUPR Jambi Belum Selesai Tender

50 dari 106 paket pekerjaan konstruksi di Dinas PUPR Provinsi Jambi belum selesai tender di Unit Kerja Pengadaan Barang dan Jasa

TRIBUNJAMBI/ZULKIFLI
M Fauzi, Kadis PUPR Provinsi Jambi 

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Zulkifli

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Memasuki pertengahan tahun masih ada pekerjaan di Dinas PUPR yang belum selesai tender. Tercatat sebanyak 50 dari 106 paket pekerjaan konstruksi di Dinas PUPR Provinsi Jambi belum selesai tender di Unit Kerja Pengadaan Barang dan Jasa (UKPBJ) Provinsi Jambi. Catatan ini berdasarkan rekapan UKPBJ per minggu pertama Juni.

Hal ini juga diakui oleh Kepala Dinas PUPR Provinsi Jambi M Fauzi. Bahwasanya memang ada paket pekerjaan yang belum selesai tender.

"Rata-rata yang sudah selesai tender bidang bina marga 99 persen sudah selesai, yang belum itu ada di bidang perumahan rakyat dan sedikit di Sumber Daya Air," katanya.

Kata dia, teknis pekerjaan sebenarnya sudah bisa dimulai karena tanda tangan kontrak sudah ada yang dilakukan.

"Sudah boleh dimulai, terlambat karena refocusing kemarin tetapi TPA peralihan sudah final," terangnya.

Kantor Urusan Agama Kecamatan di Kota Jambi Tetap Melayani Yang Ingin Menikah di Hari Libur Kerja

Presiden Jokowi Ulang Tahun, Ajudan Ikut Berikan Selamat Serta Doakan Hal Ini

Viral Video Panas Cewek Sumenep Beredar di Grup WhatsApp, Ini Fakta Usai Penelusuran ke Kampungnya

Dari setiap pekerjaan di Dinasnya, Fauzi menyebut sudah ada pengurangan anggaran akibat refocusing (pemofukusan anggaran Covid19) senilai Rp477 Miliar. "Jadi di PUPR terpotong 56 persen anggaran kita, jadi tinggal sisa 44 persen sekitar Rp800 Miliar," paparnya.

Namun, kata Fauzi, itu tak akan mengurangi kualitas pekerjaan tiap paket nantinya. Untuk paket pekerjaan besar yang tetap terlaksana tahun ini Fauzi menyebut salah satunya adalah pembangunan SMA TT Bungo (Babeko).

"SMA TT ini sudah proses tender, dan kemungkinan tetap bisa ditargetkan selesai, untuk pengurangan anggaran hanya sifat konstruksi nya saja yang dikurangkan," ucapnya.

Drs H Fachrori Umar, MHum, didampingi Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Provinsi Jambi, Ir M Fauzi, MT, dan rombongan meninjau pelaksanaan pembangunan Jembatan Sugeng, di Kecamatan Teluk Nilau, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, beberapa waktu lalu. tweew
Drs H Fachrori Umar, MHum, didampingi Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Provinsi Jambi, Ir M Fauzi, MT, dan rombongan meninjau pelaksanaan pembangunan Jembatan Sugeng, di Kecamatan Teluk Nilau, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, beberapa waktu lalu. tweew (Istimewa)

Sementara,  hal lain terkait proses perbaikan ruas jalan provinsi di PuntiKalo Kecamatan Sumay Kabupaten Tebo yang nyaris putus dikarenakan gerusan air Sungai Batanghari, sudah masuk tahap teken kontrak. Bahkan lokasi ini sudah ditinjau langsung oleh Gubernur Jambi Fachrori Umar saat lawatannya ke daerah.

Fauzi mengatakan, pengerjaannya akan berlangsung dalam minggu ini. "Jalan Punti Kalo kita sudah teken kontrak, mungkin dalam seminggu ini bisa jalan (proses perbaikannya,red)," ujarnya.

Membanggakan! TNI Kembali Kalahkan Negara Tetangga Seperti Malaysia dan Filipina Dalam Ajang Ini

Tak Lagi Misterius, Terbongkar Wajah Sebenarnya Personil Kuburan Band Tanpa Make Up Seram!

Via Vallen Kelewat Girang Tahu Sang Adik Sembuh dari Virus Corona, Langsung Gelar Potong Tumpeng

Jika melihat kondisi jalan yang berada di tebing sungai, Fauzi menyampaikan adanya pergeseran jalan, alias dibuat jalan baru. "Itu digeser. Dan sudah ada izin pinjam pakai dari pihak masyarakat setempat untuk lahan yang akan digunakan," pungkasnya.

Penulis: Zulkifli
Editor: rahimin
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved