• KRONOLOGI Pembobolan ATM di Beliung Kota Jambi, Lokasi Depan Minimarket Angkasa
• BREAKING NEWS, Tiga Bedeng dan Satu Rumah di Kasang Ludes Terbakar
• LIVE INSTAGRAM Sekarang! Susi Pudjiastuti dan Andy F Noya, Bahas Soal Kondisi Laut Indonesia?
Ajakan diskusi itu ditolak pemerintah Indonesia dengan tegas.
Sebab China tak berhak mengusik batas laut yang sudah ditetapkan hukum internasional melalui catatan diplomatik yang ditujukan kepada PBB.
Terkait Laut China Selatan, Indonesia dan China memiliki klaim yang tumpang tindih.
• SESAAT LAGI TAYANG Liga Inggris Brighton Vs Arsenal, Pantau Live Streaming dan Live Score di Sini!
• Pesawat Hadi Tjahjanto Ditembaki di Papua, Lolos dari Maut saat Drop Pasukan Naik Casa
• Personel Damkar Tanjab Barat Dibekuk Tim Petir Polres Tanjabbar, Diduga Jadi Pengedar Sabu
Melansir Channelnewsasia.com, dalam catatan diplomatik tertanggal 26 Mei, Indonesia menegaskan bahwa pihaknya bukan pihak yang berselisih dengan wilayah di Laut China Selatan.
Terlebih peta sembilan garis yang digunakan Tiongkok atas klaimnya di batas perairan tidak memiliki dasar hukum internasional.
Tiongkok kemudian merespons dengan mengirim catatan diplomatik yang menunjukkan bahwa tidak ada sengketa wilayah antara Beijing dan Jakarta di Laut China Selatan.
Namun catatan pada 2 Juni mengatakan: “China dan Indonesia memiliki klaim yang tumpang tindih tentang hak dan kepentingan maritim di beberapa bagian Laut China Selatan.
• Siapa Sebenarnya Nursamad Kamba? Sosok yang Jadi Trending Topic Twitter Karena Kabar Wafatnya
• JADWAL BOLA MALAM INI Sabtu 20 Juni 2020, Bundesliga, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol
• SESAAT LAGI! Live Streaming Laga Bayern Muenchen vs Freiburg di Bundesliga, Saksikan di MOLA TV
"Tiongkok bersedia menyelesaikan klaim yang tumpang tindih melalui negosiasi dan konsultasi dengan Indonesia, dan bekerja sama dengan Indonesia untuk menjaga perdamaian dan stabilitas di Laut Cina Selatan."
Pada konferensi pers 4 Juni, Menteri Luar Negeri Indonesia Retno Marsudi mengatakan posisi negara Indonesia di Laut China Selatan sangat jelas dan konsisten.
Dia mengatakan bahwa dalam catatan, Indonesia ingin menegaskan kembali posisi yang konsisten, dalam menanggapi klaim China di PBB.
Sebab Indonesia memiliki hak bersejarah di Laut China Selatan yang dapat mempengaruhi Zona Ekonomi Eksklusif Indonesia (ZEE).
• Gerhana Matahari Cincin Terjadi Esok, Ini Doa dan Dzikir yang Dianjurkan Dibaca Umat Muslim
• Kabar Buruk Bagi AS, 1000 Tentara Angkatan Lautnya Terinfeksi Covid-19, Sang Kapten Langsung Dipecat
• BREAKING NEWS ATM di Kota Baru Dibobol Maling, Uang Rp 195 Juta Raib
"Catatan diplomatik kami untuk PBB pada 26 Mei menegaskan kembali keberatan kami antara lain dengan apa yang disebut garis sembilan garis putus-putus atau yang disebut hak bersejarah.