Kisah Militer RI

Aksi Prajurit TNI Jadi Sorotan Dunia, Gagalkan Perang 2 Negara, Sampai Berani Hadang Tank Israel

Aksi Prajurit TNI Jadi Sorotan Dunia, Gagalkan Perang 2 Negara, Sampai Berani Hadang Tank Israel

Editor: Andreas Eko Prasetyo
tni.mil.id
(Ilustrasi) Aksi Prajurit TNI Kontingen Garuda XXIII 

TRIBUNJAMBI.COM, JAKARTA - Lagi-lagi prajurit TNI yang bertugas dalam United Nations Interim Forces in Lebanon (UNIFIL) jadi sorotan militer dunia.

Kali ini aksi prajurit TNI datang dari Kontingen Garuda XXIII-N.

Prajurit TNI yang bertugas menjaga perdamaian di perbatasan antara Israel dan Lebanon, berhasil menggagalkan peperangan antara kedua negara tersebut.

Peristiwa itu bermula saat prajurit TNI tengah melakukan penjagaan di Blue Line atau garis biru, perbatasan Adisa, selatan Lebanon, Selasa (2/6/2020).

Viral Prajurit TNI Adang Tank Israel di Lebanon, Terekam Kamera Moncong Senjata sudah Mengarah

Nasib 2 Anak Pendiri Sunda Empire di Malaysia yang Memprihatinkan, Sudah 3 Kali Menegaskan Bukan WNI

Kronologi Ibu di Jambi Melahirkan lalu Meninggal Dunia, sebelumnya Ditolak Masuk 2 Rumah Sakit

Fakta Kasus Pembunuhan Terapis di Surabaya, Pelaku Santai Ajak Ngobrol Pacar Korban Usai Membunuh

Prajurit TNI yang berkekuatan 1 kompi dan APC Anoa mendapati sebuah tank Merkava milik militer Israel menerobos perbatasan.

Saat melewati perbatasan, tank Merkava tersebut tengah bersiap menggelar konfrontasi dengan tentara Lebanon yang siap tempur menggunakan RPG.

Komandan Pusat Misi Pemeliharaan Perdamaian (PMPP) TNI, Jenderal TNI Victor Hasudungan Simatupang menuturkan, upaya konfrontasi kedua negara berhasil diantisipasi setelah prajurit TNI menerima informasi adanya pergerakan militer dari intelijen.

 Sebuah tank Merkava milik militer Israel dihadang prajurit TNI yang tergabung dalam Kontingen Garuda XXIII-M/United Nations Interim Forces in Lebanon (UNIFIL)
Sebuah tank Merkava milik militer Israel dihadang prajurit TNI yang tergabung dalam Kontingen Garuda XXIII-M/United Nations Interim Forces in Lebanon (UNIFIL) (Kontingen Garuda XXIII-M/United Nations Interim Forces in Lebanon (UNIFIL))

"Itu semuanya berdasar informasi yang kita dapatkan, dari intelijen kalau ada pergerakan antara Israel dengan Lebanon," ujar Victor kepada Kompas.com, Jumat (19/6/2020) sore.

Dalam video yang diterima Kompas.com, prajurit TNI nampak persuasif menghentikan laju tank Merkava yang digunakan sejumlah personel militer Israel.

Hanya berjarak beberapa meter dengan tank Merkava, para prajurit TNI terlihat tak gentar kendati moncong tank tersebut telah diarahkan ke rombongan prajurit TNI.

Tak lama berselang, perlahan tank tersebut pun berbalik arah dan meninggalkan Blue Line.

WAJIB TAHU! Bahaya Melihat Gerhana Matahari Cincin 21 Juni Secara Langsung, Ini yang Perlu Dilakukan

Punya Keahlian Desain Grafis? Lowongan Kerja BUMN PT Nindya Karya Cari SDM, Kirim CV Sebelum 21 Juni

Fachrori: Pemprov Jambi Proses Permohonan Ponpes Asad

Delapan Parpol di Tanjabbar akan Berkumpul Lagi Bahas Arah Dukungan, Syaifuddin: Mungkin Malam Ini

Ia mengatakan, setelah berhasil mematahkan rencana konfrontasi kedua negara, prajurit mendapat sambutan positif dari warga setempat.

Mengingat, intensitas ketegangan antara Israel dan Lebanon di Blue Line sering terjadi.

"Sambutan mereka dengan keberadaan TNI itu sangat positif. Mereka menyambut saya dengan sangat positif, keberadaan TNI sangat positif di sana," ungkap Victor.

Daftar Mobil Bekas di Harga Rp 50 Jutaan - Daihatsu Xenia, Datsun Go, Kia Carrrens, Isuzu Panther

Polsek Kotabaru Terus Mengejar Pencuri di Bagan Pete dengan Kerugian Rp 17 Juta

Kelamaan Nganggur, Pria di Gresik Jual Istri Lewat Twitter, Sekali Kencan Rp 900 Ribu

Di sisi lain, Victor menuturkan, upaya penghadangan dengan cara mencegah adanya kemelut peperangan yang dilakukan prajurit TNI, sudah sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP) yang telah ditetapkan PBB.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved