Kabar Terbaru Niat Pemkot Jambi Hutang Ratusan Miliar ke PT SMI

Hingga kini progres rencana Pemkot Jambi untuk peminjaman dana ke PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) belum terdengar kabarnya.

Thinkstock
ilustrasi 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI – Hingga kini progres rencana Pemkot Jambi untuk peminjaman dana ke PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) belum terdengar kabarnya. Kepala Bappeda Kota Jambi, Suhendri menyebutkan, pihaknya sudah mendapatkan rekomendasi Kemendagri.

Ia menyebut, dengan begitu Pemkot Jambi memiliki potensi melakukan pinjaman mencapai Rp 387 miliar dari total pinjaman yang diajukan hampir mencapai Rp 400 miliar.

“Cuman, inikan baru rekomendasi dari Depdagri berdasarkan potensi pengembalian serta kemampuan keuangan daerah kita untuk mengembalikan peminjaman itu,” terang Suhendri.

Namun lanjut Suhendri, tetap ada proses-proses yang harus dipenuhi, untuk dapat mengoptimalkan bantuan tersebut. Bahkan sangat diharapkan semua potensi tersebut bisa dapat digunakan untuk membantu percepatan pembangunan di Kota Jambi.

Angkutan Batu Bara Beroperasi Siang Hari, Dishub Ajukan Revisi Perda, Izin Perusahaan Bisa Dicabut

Camat Alam Barajo Kena Sanksi, Ternyata Masalah Ini Jadi Penyebabnya

VIDEO Niat Berperang dengan China, India Borong Jet Tempur Rusia

“Seperti infrastruktur-infrastruktur dan sarana penting lainnya yang kita coba bangun. Sebab melalui APBD tentu sangat berat,” sebutnya.

Mengenai syarat yang harus disiapkan seperti, Fisibility Study (FS), izin lingkungan, Detail Engineering Design (DED) yang telah digarap pihaknya.

“Beberapa waktu lalu juga sudah berkomunikasi dengan PT SMI. Pemerintah hanya sebagai penjami, SMI lah yang akan memutuskan projek-projek yang diusulakn siap atau tidak. Mereka juga bantu memfasilitasi kita menyiapkan FS nya,” jelasnya.

Kemudian, FS yang telah rampung nantinya akan diverifikasi oleh PT SMI. Baik kelayakan proyeknya, dan lainnya yang akan dikaji sesuai ketentuan mereka. Sebagai pihak yang akan memberikan pinjaman.

“Tahapannya saat ini tengah merampungkan FS, apa yang perlu diperbaiki jika ada kekurangan. Setelah itu baru diverifikasi sesuai tim-tim PT SMI yang ada. Tim SMI nanti akan melihat kesiapan kita juga,” tandasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, dalam pembuatan FS proses ini tidak bisa sembarangan dibuat. Sebab, harus ada ditenderkan dahulu melalui Unit Kerja Pengadaan Barang dan Jasa (UKPBJ), ditunjuk dan konsultan bekerja. Setelah dapat hasilnya, kemudian akan diserahkan kembali ke PT SMI.

Selain itu ada beberapa usulan yang dianggap PT SMI sesuai dengan kategori. Di mana, usulan ini lebih dekat kepada masyarakat dan menghasilkan PAD. Seperti di antaranya stadion baru, gedung parkir, kawasan pasar, dan RS Abdurrahman Sayuti itu dianggap masuk kategori.

BREAKING NEWS Pasien Positif Corona di Jambi Bertambah 3 Orang, Total 112 Kasus

Ditolak Dua Rumah Sakit, Ibu Ini Meninggal Setelah Melahirkan, Kejadian di Kota Jambi

Perlu diketahui, adapun pengajuan 12 item ke PT SMI seperti pembangunan Gedung Parkir di eks Istana Anak-Anak sebesar Rp 35 miliar, penataan pedestrian dan box ultilitas di kawasan Pasar Kota Jambi sebesar Rp 25 miliar, Terminal Rawasari sebesar Rp 15 miliar, RSUD Abdurachman Sayoeti sebesar Rp 30 miliar, gedung serba guna sebesar Rp 35 miliar, Sport Center sebesar Rp 80 miliar.

Kemudian, proyek kawasan ekowisata Danau Sipin sebesar Rp 50 miliar, pengembangan Hutan Kota M Sabki sebesar Rp 25 miliar, peremajaan pipa PDAM Tirta Mayang sebesar Rp 50 miliar, Pedestrian Trotoar dalam Kota sebesar Rp 35 miliar, pengembangan Pasar Induk Talang Gulo sebesar Rp 10 miliar, dan Pembangunan Pasar Alam Barajo Rp 10 miliar. (Rohmayana)

Penulis: Rohmayana
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved