Breaking News:

Pedagang di Pasar Positif Corona

Pemkot Jambi Segera Salurkan Bantuan Jaring Pengaman Sosial Tahap Empat

Fasha juga menjelaskan bahwa Kota Jambi merupakan yang pertama di Indonesia, yang memberlakukan relaksasi di masa new normal.

Penulis: Miftahul Jannah | Editor: Teguh Suprayitno
Tribunjambi/Miftahul Jannah
Wali Kota Jambi, Syarif Fasha. 

Ia meminta kepada pusat untuk tidak terlalu banyak verifikasi. "Kalau kami usulkan 10 yang di turun kan cuma 3, kami bingung, bingung karena 3 ini kami mau bantu siapa, bantu si A dan si B protes bantu si C dan D juga di protes," sambungnya.

Terkait hal-hal dan kebijakan-kebijakan lain, Fasha meminta supaya pemerintah daerah diajak diskusi.

Pilkada di Tengah Pandemi Corona, Bawaslu Kota Jambi: Rawan Politik Uang

BREAKING NEWS Pedagang Pasar di Sarolangun Positif Corona

"Jangan sampai ada bantuan pusat yang kami tidak tahu tapi ada pihak lembaga atau komunitas lain yang melaksanakan sehingga sudah terjadi konflik di masyarakat baru kami diinformasikan," pintanya.

Ia mencontohkan seperti Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang diusulkan 19.000 ke pemerintah provinsi untuk menerima bantuan langsung tunai senilai Rp600.000.

"Itu verifikasi di tingkat provinsi lebih kurang 12.900 yang di sampaikan ke pusat, namun yang turun cuma 6.000," katanya. Bantuan disalurkan lewat kantor pos.

"Tiba-tiba si A dan si B ini dapat malah informasinya ada yang bukan warga di sana lagi, ada yang sudah meninggal tapi dapat," kata Fasha.

"Begitu ada protes masyarakat baru lah nanti masyarakat protes ke lurah, menyalahkan ketua RT, Camat. Ini yang perlu kami diajak ngomong seperti itu, karena ini kan dari pemerintah pusat," sambungnya.

Ia berharap Pemerintah pusat dalam hal ini untuk menyampaikan kepada pemkot, siapa yang mau di beri bantuan, dan data yang disampaikan kepada pemkot serta diberikan alasannya.

"Kalau Kami mengusulkan sebanyak sekian belas ribu dan diturunkan hanya sepertiga, alasannya apa? Jadi kami bisa menyampaikan juga kepada masyarakat, ni loh bantuan yang disetujui, karena anda tidak masuk dalam bantuan," pungkasnya. (Miftahul Jannah)

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved