Seorang Pria Tewas Tergantung
Korban Tewas Gantung Diri di Kontrakannya Ternyata Sudah Tiga Hari Tidak Masuk Kerja
Korban pertama kali ditemukan tergantung oleh tiga orang teman kantornya, setelah tiga hari tidak ada kabar.
Penulis: Aryo Tondang | Editor: Rian Aidilfi Afriandi
TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Tiga hari tidak masuk bekerja, S (40) ditemukan tewas tergantung di kontrakannya di kawasan RT 15, Kelurahan Jelutung, Kecamatan Jelutung, Rabu (17/6/2020) pagi.
Korban pertama kali ditemukan tergantung oleh tiga orang teman kantornya, setelah tiga hari tidak ada kabar.
"Ada teman sekantornya, datang melihat, pas ngintip dari jendela, langsung kaget liat ada yang tergantung, langsunglah memanggil tetangga," kata pemilik kontrakan, Supardi (53).
• Pilkada Bungo Dianggap Minim Kompetitor, Pengamat Ungkap Hal Ini Jadi Penyebabnya
• BREAKING NEWS Warga Jelutung Heboh Temukan Seorang Pria Tewas Tergantung di Bedengnya
• Ketua DPRD Sarolangun Kaget, Dokter Sekali Cek Rp 500 Ribu, Biaya 3 Pasien Corona Rp 700 Juta
Diketahui, S merupakan seorang sopir di sebuah perusahaan di kawasan Pasar, Kota Jambi.
Dari keterangan sejumlah warga, S telah berpisah ranjang sekira kurang lebih 2 tahun dengan istrinya.
Sementara itu, dari keterangan Ketua RT 15, Kelurahan Jelutung, Kecamatan Jelutung, Darmawanto menuturkan, S merupakan pribadi yang tertutup.
Darmawanto menjelaskan, selama 6 tahun tinggal di kontrakan tersebut, baik dirinya dan tetangga, tidak pernah mendengar keributan dari rumah tersebut.
"Dia tertutup orangnya, memang dia sudah pisah ranjang sama isterinya, tapi sejauh ini tidak pernah dengar mereka ribut," kata Darmawanto.
Darmawanto menjelaskan, tiga hari sebelum ditemukan tewas, S sempat terlihat seperti orang bingung, namun lantaran pribadi yang tertutup, tidak mengetahui masalah dari S.
Terpisah, Kapolsek Jelutung, Iptu Dian Purnomo yang turun ke lokasi belum bisa memberi keterangan lebih penyebab tewasnya S.
Dia menuturkan, S saat ini tengah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Jambi untuk dilakukan otopsi.
"Kita belum bisa pastikan penyebab kematiannya, yang pasti S kita temukan tergantung menggunakan tali tambang, kita masih selidiki, apakah masalah keluarga atau yang lainnya," kata Dian.
"Korban memang pisah ranjang dengan isterinya" tambah Dian.