Kemarau Diprediksi Juni Sampai Septembar, BMKG Jambi Pantau Ada 65 Titik Panas di Beberapa Kabupaten
Musim kemarau akan berlagsung dari bulan Juni hingga akhir September. terdapat 65 titik panas di beberapa kabupaten di wilayah Jambi
Penulis: Ade Setyawati | Editor: Rahimin
TRIBUNJAMBI.COM - Musim kemarau diprediksi akan berlangsung dari bulan Juni hingga akhir September.
Dikatakan Kasi Data dan Informasi BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Thaha Jambi, Kurnia Ningsih Kepada Tribun Jambi, pantauan BMKG, secara umum musim kemarau terjadi dari awal Juni sampai dengan September akhir.
Dari Juni, BMKG memantau dan menurut pantauan satelitnya, terdapat 65 titik panas di beberapa kabupaten di wilayah Jambi yang telah terdeteksi.
"Dari pantauan satelit pada Juni ini terdapat 65 titik panas di beberapa kabupaten di wilayah Jambi. Namun titik panas yg terpantau satelit itu bukan berarti titik api kebakaran hutan dan lahan," jelasnya, Jumat (12/6/2020).
• Tiga Hari ke Depan Cuaca di Provinsi Jambi Secara Umum Diprediksi Berawan
• Sejumlah Proyek di Sarolangun Dengan Total Dana Sekitar Rp 90 Miliar Dibatalkan, Ada Apa?
• UPDATE Virus Corona 12 Juni 2020, Ada Penambahan 1.111 Kasus Positif Corona, Ini Daerah Tertinggi
Menurutnya, karena sekarang memasuki musim kemarau, dan akan berakhir hingga akhir September, waspadai hal-hal yang dapat terjadi pada musim kemarau.
"Waspadai munculnya titik panas bahkan titik api kebakaran lahan dan hutan, dengan tidak melakukan pembukaan lahan dengan cara dibakar. Tidak membuang di sembarang tempat, dan tidak membakar sampah di sembarang tempat," pungkasnya.