Breaking News:

E Paper Tribun Jambi

KLIK Link E-paper Tribun Jambi Edisi Kamis, 11 Juni 2020, Kakek Cabul di Muarojambi

E turut menyaksikan penangkapan pelaku pelecehannya anaknya tersebut. "Mungkin karena faktor usia kakek tuh sudah tua juga, dan seolah-olah....

Tribun Jambi
E-paper Tribun Jambi Edisi Kamis, 11 Juni 2020, Kakek Cabul di Muarojambi 

KLIK Link E-Paper Tribun Jambi di SINI

TRIBUNJAMBI.COM, SENGETI - Is, seorang kakek berusia 70 tahun akhirnya ditangkap oleh Tim Rajawali Satreskrim Polres Muarojambi, Selasa (9/6) sore.

Ia sebelumnya dilaporkan karena dugaan perbuatan asusila.

Predator gaek itu tak berkutik. Ia ditangkap saat sedang berjualan martabak.

Jadwal Pertarungan Sengit UFC Edisi 253, Khabib Nurmagomedov Vs Justin Gaethje

Nasib Preman Terminal yang Daftar Kopassus, Tak Ada yang Duga Berakhir Begini

"Penangkapan pelaku oleh kepolisian dilakukan pada sore hari, ketika itu pelaku tengah melakukan aktivitasnya sebagai pedagang martabak yang berada tidak jauh dari gerbang perbatasan Kota Jambi dan Muarojambi," jelas E, orangtua yang anaknya jadi korban, Rabu (10/6).

E turut menyaksikan penangkapan pelaku pelecehannya anaknya tersebut. "Mungkin karena faktor usia kakek tuh sudah tua juga, dan seolah-olah seperti orang yang tidak salah," sesalnya.

Kapolres Muarojambi AKBP Ardiyanto saat memberi penjelasan kasus ini kemarin mengatakan, Is dilaporkan melakukan pencabulan terhadap sejumlah anak laki-laki berusia sekitar 12-15 tahun.

Kakek gaek itu diduga melakukan pelecehan seksual terhadap anak di bawah umur sejak 27 Mei 2020 lalu. “Tempat kejadiannya di Desa Penyengat Olak, Kecamatan Jaluko, Kabupaten Muarojambi,” kata AKBP Ardiyanto.

Menurut kapolres sejauh ini, jumlah korban sebanyak empat orang. Barang bukti berupa pakaian korban saat kejadian sudah diamankan.

"Selain itu korban juga akan dilakukan pemeriksaan psikologi yang akan dilaksanakan minggu depan, melakukan pemeriksaan saksi-saksi termasuk korban lainnya bila ada. Kemudian lakukan gelar perkara awal terkait perkembangan kasus," kata Ardiyanto perihal langkah yang diambil kepolisian.

Kasus ini terkuak dari pengakuan salah seorang korban yang merupakan anak E. E akhirnya mencari tahu siapa-siapa saja yang menjadi korban perilaku tak terpuji Is.

"Setelah kami cari tahu bahwa baru tiga orang anak yang mengaku telah dicabuli oleh pelaku dengan modus yang sama seperti yang dialami oleh anak saya," jelasnya kemarin.

Seperti diberitakan Tribun sebelumnya, pelecehan seksual anak di bawah di Kecamatan Jaluko ini terungkap setelah warga curiga.

Viral Tagihan Listrik Capai Rp 20 Juta, Warga Malang Ini Akhirnya Membayar dengan Dicicil

Pasalnya sejumlah anak kerap berkumpul dengan pelaku. Is, membujuk korban ke rumahnya dan diimingi uang Rp50 ribu.
Adapun anak E, menjadi pelampiasan tak senonoh sebanyak dua kali.

Ia bilang para keluarga korban di satu sisi merasa kasihan dengan pelaku mengingat faktor usia.

"Bukan kita tidak mau diselesaikan secara kekeluargaan, mengingat kasus ini merupakan yang sangat tidak terpuji, kami juga sangat berharap supaya kejadian ini tidak terulang lagi proseslah pelaku dengan sewajarnya," ujarnya.

Ia juga menyampaikan dalam penangkapan yang dilakukan pihak kepolisian terhadap pelaku pada Selasa 9 Juni 2020 kemarin sebagai ketua RT juga ikut menyaksikan penangkapannya.

Konsultasi Psikologi

Keluarga korban kasus pelecehan seksual terhadap anak di bawah umur akan melakukan konsultasi pembinaan psikologi ke Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Provinsi Jambi.

"Memang dari kepolisian yang mengarahkan kami untuk melakukan konsultasi pembinaan dan psikologi terhadap korban,d ari hasil pemeriksaan tersebut mental dan psikologinya tidak terganggu," kata E saat ditemui di kediamannya.

Kemarin, dari hasil konsultasi tersebut menurutnya tidak ada masalah dengan mental para bocah tersebut.

"Anak kami hanya diberikan arahan dan pencerahanlah, selanjutnya dari hasil pemeriksaan KPAI akan diteruskan ke pihak kepolisian, "tutupnya. (hasbi sabirin)

Dikenal Sadis dan tak Segan Membunuh Korbannya, Begal Ini Menangis Saat Dibekuk Polisi

Tujuh Hari Tenggelam, Nenek Muna Ditemukan 10 Kilometer dari Lokasi Kejadian

BREAKING NEWS Seorang Ayah Tewas Tergantung, Dua Anaknya Juga Ditemukan Tewas

Editor: Edmundus Duanto AS
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved