New Normal

Daftar 36 Tempat Berisiko Penularan Covid-19 di Era New Normal

Meskipun sejumlah daerah telah menerapkan new normal, masyarakat tetap harus waspada terkait penyebaran Covid-19.

Editor: Heri Prihartono
Istimewa/Surya.Co.Id
Henry Sulfianto, pria yang melakukan aksi tunggal untuk merespons ramainya mall atau pusat perbelanjaan di tengah pandemi Covid-19, Kamis (21/5/2020) di kawasan Bangil, Pasuruan. Henry mengaku kesal dengan masyarakat yang berkerumun untuk membeli baju lebaran di mall. 

TRIBUNJAMBI.COM - Meskipun sejumlah daerah telah menerapkan new normal, masyarakat tetap harus waspada terkait penyebaran Covid-19.

Saat ini sejumlah tempat keramaian dipadati masyarakat padahal berpotensi jadi tempat penyebaran Covid-19.

Tempat ramai tersebut menandakan setiap warga sudah mulai melakukan aktifitasnya sehari-hari kembali dengan protokol new normal.

Temuan Dokter Korea Selatan, Virus Covid Lebih Parah Menyerang Pasien dengan Kondisi Tertentu

Dikutip dari mlive.com, menurut ahli kesehatan Michigan, ada lima faktor penyebaran Virus Corona, yakni tempat, waktu, jarak dan kepatuhan terhadap protokol kesehatan, dan tingkat risiko pribadi.

Keempat dokter tersebut mengatakan, kegiatan di luar ruangan umumnya lebih aman.

 

Pemkab Sudah Salurkan Rp14,18 M dari Anggaran Penanganan Covid-19 Tanjabbar

Hal ini dikarenakan virus menjadi kurang terkontaminasi dengan sirkulasi yang lebih lebar dan tidak terjangkau, tidak seperti di dalam ruangan.

Berikutnya adalah jarak sosial, kegiatan dengan jarak yang setiap orang yang berdekatan, seperti bermain basket atau konser musik menjadi lebih berisiko.

Para ahli juga menekankan pada waktu pemapatan sebagai salah satu faktor penting.

Relawan dari sebuah kuil Sikh mendistribusikan makanan gratis kepada para tunawisma selama penguncian nasional yang diberlakukan pemerintah sebagai tindakan pencegahan terhadap penyebaran virus corona COVID-19 di New Delhi pada 15 April 2020.
Relawan dari sebuah kuil Sikh mendistribusikan makanan gratis kepada para tunawisma selama penguncian nasional yang diberlakukan pemerintah sebagai tindakan pencegahan terhadap penyebaran virus corona COVID-19 di New Delhi pada 15 April 2020. (Prakash SINGH / AFP)

Contohnya, berjalan dengan seseorang di jalan setapak akan cenderung mengurangi risiko penyebaran virus, dibandingkan duduk berjam-jam di ruangan tertutup dengan seseorang.

Beberapa tempat juga menjadi lebih berbahaya, ketika orang tidak mematuhi protokol kesehatan.

Tempat dengan protokol kesehatan yang ketat tentu memiliki tingkat penyebaran yang lebih kecil dibandingkan tempat-tempat yang tidak menerapkan hal tersebut.

Terungkap Pemilik Golongan Darah Ini Lebih Tahan Virus Covid-19, Hasil Sampel 750 Ribu Orang

Selain itu, setiap orang juga harus mempertimbangkan tingkat risiko pribadi mereka sendiri.

Tingkat imunitas yang tidak baik akan membuat seseorang lebih rentan terinfeksi Virus Corona.

"Sampai vaksin ditemukan, kita harus terus bergerak maju dengan strategi pengurangan risiko," kata Sims.

"Karena Anda tidak dapat bertahan dengan kondisi ekonomi yang terus terhenti, Anda tidak dapat menahan laju ekonomi selamanya,"

Sejumlah ahli kesehatan membuat survey tempat dan kegiatan apa saja yang rentan berisiko menyebarkan Covid-19 selama new normal.

Berikut ini merupakan 36 daftar kegiatan paling berisiko selama New Normal, lengkap dengan skor 1 sampai 10:
Halaman
1234
Sumber: Tribun Batam
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved