Merasa Kerap Dihina, Seorang Pria di Bandung Tindih Wanita Simpannya Hingga Tewas
Merasa sakit hati akibat dihina seorang pria beristri nekat membunuh wanita simpanannya, ini yang terjadi selanjutnya!
TRIBUNJAMBI.COM, BANDUNG - Merasa sakit hati akibat dihina seorang pria beristri nekat membunuh seorang janda muda yang merupakan wanita simpanan pelaku.
Pelaku diketahui berinisial MY pria berusia 34 tahun. sedangkan pelaku adalah wanita berinisial AC (33).
Sosok janda muda ditemukan tewas dirumah kontrakannya yang berlokasi di Desa Sayati, Kecamatan Margahayu, Kabupaten Bandung.
• Kronologi Ketua RT Gadungan di Singkawang Perkosa Seorang Gadis di Depan sang Pacar yang Diikat
Sesuai diciduk petugas, MY mengaku sakit hati dengan janda muda simpanannya tersebut.
Kepada polisi, tersangka MY mengaku memang memiliki hubungan spesiap dengan korban.
Menurutnya, hubungan asmara mereka sudah berjalan sekitar setahun tanpa sepengetahuan dari istrinya.
"Benar kami pacaran, sudah satu tahun," kata MY.
• Update Kasus Covid-19 Provinsi Jambi, Tambah Dua Pasien, Total Kasus Jadi 105
MY bercerita, ia mengenal korban saat masih menjadi satu rekan kerja.
"Awalnya teman kerja di Cilampeni, kami suka sama suka," tuturnya.
Namun, MY belakangan mengaku sakit hati lantaran merasa diremehkan oleh wanita simpanannya itu.
"Saya sakit hati sering dihina dan dilecehkan," ujar MY sambil tertunduk saat berada di Mapolsek Margahayu, Kabupaten Bandung, Selasa (9/6/2020) seperti dikutip TribunnewsBogor.com dari Tribun Jabar.
• Ngebetnya Rangga Azof Mau Jadi Pasangan Cut Syifa di Web Series Omen Gantikan Verrell Bramasta

MY mengungkapkan, hinaan kekasihnya yang membuat sakit hatinya karena disebut laki-laki tak berguna.
"Dasar laki-laki enggak guna," kata dia menirukan ucapan kekasih yang tewas di tangannya.
Menurutnya, hal tersebut diungkapkan oleh korban karena tersangka ini pada saat itu sudah tidak bekerja dua bulan.
MY mengungkapkan, wanita simpanannya itu dibunuh dengan cara dicekik terlebih dahulu.
• Penambahan Kasus Baru Covid-19 Capai 1.241, Ini 5 Provinsi Penyumbang Kasus Terbanyak!