Virus Corona

Hewan yang Dites Hasilnya Negatif, China Klaim Virus Corona Bukan Berasal dari Pasar Wuhan

China berani memastikan virus corona atau Covid-19 bukan berasal hewan yang dijual dari Pasar Wuhan.

Editor: Heri Prihartono
Twitter @muyixiao
Sebuah pasar di China diduga menjadi pusat penyebab wabah virus Corona. Pasar tersebut menjual daging ular hingga tikus ilegal. 

TRIBUNJAMBI.COM, WUHAN - China berani memastikan virus corona atau Covid-19 bukan berasal hewan yang dijual dari Pasar Wuhan.

Hal itu setelah otoritas kesehatan di China akhirnya mengakui virus Corona yang kini telah mewabah di dunia bukan berasal dari pasar hewan di Wuhan.

Pernyataan itu dikeluarkan ototitas kesehatan China setelah mereka tidak menemukan virus Corona pada sampel hewan dari pasar Wuhan yang mereka teliti.

Karyawan yang Dirumahkan Wajib Terima Gaji

Untuk diketahui, dalam pernyataan-pernyataan sebelumnya, China menyakini virus Corona bersumber dari pasar hewan di Wuhan.

Virus diyakni menyebar dari hewan ke manusia dan kemudian menular antar manusia.

Saat awal-awal virus Corona menyebar di China, Pasar Wuhan ditutup dan disterilkan.

Gao Fo memastikan virus Corona bukan berasal dari pasar hewan Wuhan setelah pihaknya tidak menemukan adanya virus Corona yang terdeteksi dalam sampel hewan yang berasal dari Pasar Wuhan.

Sementara, dikutip dari Business Insider yang juga memuat pernyataan Gao Fo, sampel yang dikumpulkan dari hewan di Pasar Wuhan semuanya negatif virus Corona.

Bunuh Suami Sendiri dengan Cara Sadis, Zuraida Hanum Dituntut Hukuman Penjara Seumur Hidup

Itu artinya hewan-hewan di pasar itu tidak mungkin menularkan virus Corona ke manusia yang ada di pasar tersebut.

Ahil zoologi Universitas Georgetown Amerika Serikat kepada Live Science membeberkan hal serupa.

Dengan bukti tidak adanya hewan di Pasar Wuhan, dipastikan hewan itu tidak menjadi sumber penularan virus.

Sejumlah penelitian yang berkembang mendukung kesimpulan CDC Cina bahwa asal mula wabah tidak ada hubungannya dengan pasar hewan Wuhan.

Virus itu tampaknya telah beredar di Wuhan sebelum adanya 41 kasus Corona terkait dengan pasar hewan Wuhan.

Penelitian yang diterbitkan pada bulan Januari menunjukkan bahwa orang pertama yang dites positif terkena virus korona kemungkinan terpapar pada 1 Desember, kemudian menunjukkan gejala pada 8 Desember.

Ini Dampak Bagi Indonesia dan Singapura Bila Perang AS dan Tiongkok Pecah di Laut China Selatan

Para peneliti di balik studi ini juga menemukan bahwa 13 dari 41 kasus asli tidak menunjukkan hubungan dengan pasar Wuhan.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved