New Normal

Proses Belajar Mengajar di Pesantren Direncanakan 15 Juni

Persatuan pengasuh pondok pesantren yang ada di Muarojambi, telah menyampaikan usulan pada tim gugus tugas Covid-19,

Penulis: Hasbi Sabirin | Editor: Fifi Suryani
Tribunjambi/Hasbi
Sekda sekaligus Wakil Ketua Gugus Tugas Covid-19 Muarojambi, M. Fadhil Arief 

TRIBUNJAMBI.COM, SENGETI - Persatuan pengasuh pondok pesantren yang ada di Muarojambi, telah menyampaikan usulan pada tim gugus tugas Covid-19, pada 15 Juni mendatang memulai proses belajar mengajar.

Wakil Ketua Gugus Tugas Covid-19 Muarojambi, M. Fadhil Arief mengatakan sekarang sedang proses bagaimana persiapan yang akan direncanakan.

"Insyaallah kita bersama TNI, Polri, Kemenag dan alim ulama Muarojambi akan bahas masalah ini, karena Kementrian Agama menyerahkan pada pihak kabupaten melalui gugus tugas, ini yang kita bahas bagaimana kesiapannya," jelasnya Selasa (9/6).

Ia juga menyebutkan proses persiapan tersebut tidak terlepas dari usulan para pengasuh pondok pesantren, bagaimana proses belajar-mengajar tetap berjalan.

"Jangan sampai tatanan new normal ini proses belajar mengajar ini membuat mata rantai penularan virus corona kembali terjangkit, " jelasnya.

Ia juga mengatakan, terkait penerapan new normal juga akan merencanakan proses belajar-mengajar di sekolah dilakukan secara tatap muka.

"Ya ada rencananya dan ada usulan dari persatuan pengasuh pondok pesantren mereka mau mulai proses belajar mengajar bagaimana kesiapannya. Yang akan kita bahas gugus tugas bagaimana proses belajar mengajarnya tidak membahayakan jiwa santri dan pengajarnya, " kata Fadhil.

"Sementara untuk sekolah lain, sebentar lagi mau liburan,nanti akan kita bahas belakangan, jadi santri yang akan kita bahas duluan, karena masa liburan telah berahir,pihak santi akan usulkan proses belajar mengajar akan dilakukan pada tanggal 15 Juni. Makanya kita putuskan sambil kita lihat dan patuhi kesiapannya protokol kesehatan, kuncinya satu pada saat orang patuh pada protokol kesehatan maka kita akan menjadi aman," tutupnya.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved