Kribo.id Semakin Berkembang, Kini Ciptakan Aplikasi Ciptani

Untuk mendukung proses yang akan dijalani ke depan oleh Kribo.Id dan petani, maka diciptakanlah aplikasi Ciptani.

Istimewa
Aplikasi Kribo.id E-commerce asli milik anak Jambi ini terus berkembang dan berjalan, jauh sebelum pandemi corona hingga situasi New Normal 

TRIBUNJAMBI.COM - Tiga tahun berdiri, Kribo.Id tak henti untuk terus melayani dan memberikan kemudahan bagi masyarakat Jambi dalam memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari.

Berawal dari aplikasi belanja online, Kribo.Id kini sepenuhnya fokus hanya aktif di website.

E-commerce asli milik anak Jambi ini terus berkembang dan berjalan, jauh sebelum pandemi corona hingga situasi New Normal seperti saat ini.

Hal ini terbukti dari jumlah orderan yang terus melonjak bahkan mencapai puluhan order per harinya dari beragam kalangan.

Kribo.Id kini sepenuhnya fokus hanya aktif di website.
Kribo.Id kini sepenuhnya fokus hanya aktif di website. (Ist)

Mulai dari ibu rumah tangga, mall, hotel, hingga ke pesantren sudah menjadi pelanggan tetap.

Tidak puas hanya disitu, Kribo.Id kini berinovasi terjun langsung untuk berkolaborasi dengan para petani untuk memasarkan hasil tani langsung kepada masyarakat dalam konsep digitalisasi, dengan harapan agar petani mendapatkan harga jual yang lebih baik tanpa melalui tengkulak-tengkulak yang mengambil margin besar saat dijual ke pasar.

Pada acara Panen Raya Jagung (5/6) di Desa Sakean Muaro Jambi, yang turut dihadiri Anggota DPR RI Komisi V, Bapak H Hasan Basri Agus.

Kribo.Id ciptakan aplikasi Ciptani (Istimewa)
CEO Kribo.Id, Reza Nugroho dan tim berdiskusi mendengar secara langsung keluh kesah para petani mengenai pemasaran hasil panen baik berupa harga jual hingga hasil yang didapat masih belum maksimal.

E-commerce asli milik anak Jambi ini terus berkembang dan berjalan, jauh sebelum pandemi corona hingga situasi New Normal
E-commerce asli milik anak Jambi ini terus berkembang dan berjalan, jauh sebelum pandemi corona hingga situasi New Normal (Istimewa)

Proses penjualan kepada para tengkulak yang selama ini terjadi, tanpa mengetahui standar harga yang ada dipasar membuat petani menerima harga yang masih minim bahkan kurang layak.

“Kribo hadir disini sebagai solusi agar para petani semakin diperhatikan. Dengan tujuan untuk memotong rantai jual hasil tani kepada sub-sub penjual, tapi langsung ke masyarakat. Proses pemasaran produk tani dalam bentuk digitalisasi, sehingga petani bisa melihat transpalasi harga yang ada di pasar," ujar Reza.

Halaman
12
Editor: duanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved