Ilegal Driling di Sarolangun

Berulangkali Ditertibkan, Penambangan Minyak Ilegal di Sarolangun Masih Saja Terjadi

Meski sudah ditindak oleh aparat, aktifitas seperti tambang minyak ilegal (ilegal driling)masih saja dilakukan.

tribunjambi/wahyu herliyanto
Lokasi penambangan minyak ilegal di Sarolangun 

TRIBUNJAMBI.COM, SAROLANGUN - Aktifitas tambang minyak ilegal (ilegal driling) di Kabupaten Sarolangun masih saja terjadi. Berbagai macam cara dilakukan pelaku, dari proses pengeboran minyak sampai pada penyulingan hingga pendistribusian.

Pelaku pengebor minyak ilegal bukan hanya menggarap kebun milik warga, namun sudah masuk ke kawasan Hutan Tanaman Industri (HTI).

Aktivitas tersebut sudah pernah ditertibkan pihak berwajib. Pihak Polres Sarolangun dikonfirmasi terkait hal ini, mengaku sudah melakukan upaya penertiban.

UPDATE Heli Jatuh di Kendal, Daftar Nama 4 Perwira Meninggal Dunia Hingga Evakuasi Bangkai Pesawat

Kini Meninggal Dunia Lantaran Kompilkasi, Ki Gendeng Pamungkas Pernah Gagal Santet Presiden Amerika

Kini Baru Terungkap, Ternyata Ustaz Abdul Somad Pernah Dibatalkan Umrohnya karena Mendukung Prabowo

"Selama bulan Januari 2020 - Mei 2020 sudah 12 kasus penindakan, kalo razia sudah lebih dari itu," Kata Kasat Reskrim, Iptu Bagus Faria, Jumat(5/6).

Untuk kasus ilegal drilling sendiri, pihaknya sudah melakukan penegakan hukum. Ada 8 kasus yang ditangani polres, 6 kasus sudah dilimpahkan ke kejaksaan. Dan dua kasus masih proses, 4 kasus lagi ditangani oleh Polda Jambi.

"Baik itu pengeboran, pengolahan dan pengangkutan. Juga giat razia penertiban baik oleh polda, polres dan polsek, serta sosialisasi himbauan tentang larangan. Semua tempat yang ada ilegal drilling di Sarolangun sudah dilakukan razia penertiban dan penegakan hukum," katanya.

 Memang, katanya, setelah dilakukan penertiban dan penegakan hukum, tentunya tidak mungkin lokasi penambangan ilegal itu bisa dijaga setiap hari selama 24 jam.

Maka dari itu, peran serta masyarakatp Pemda setempat juga perlu ikut serta untuk menangani kegiatan ilegal ini.

"Yang paling penting itu meningkatkan kesadaran masing-masing, pentingnya menjaga lingkungan dan situasi kamtibmas. Contohnya setiap hari Polri melakukan penindakan terhadap pelaku tindak pidana. Semoga kita semua sama-sama sadar pentingnya menjaga lingkungan dan situasi aman kondusif di sekitar kita," katanya. (Yan)

Penulis: Wahyu Herliyanto
Editor: rahimin
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved