Virus Corona

Satu Desa Dibuat Geger, Jenazah Warga yang Dikira Meninggal Karena Ginjal Ternyata Positif Corona

Satu Desa Dibuat Geger, Jenazah Warga yang Dikira Meninggal Karena Ginjal Ternyata Positif Corona

(ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja)
(ILUSTRASI) Petugas pemakaman menurunkan peti jenazah pasien COVID-19 di TPU Pondok Ranggon, Jakarta. 

TRIBUNJAMBI.COM - Kemunculan pandemi virus corona memang membuat masyarakat menjadi khawatir akan penyebarannya.

Oleh karenanya, masyarakat wajib mengikuti protokol kesehatan yang sudah ditetapkan pemerintah.

Jika melanggar atau tidak peduli, mereka bisa terinfeksi dan wajib diisolasi.

Jelang Pasar Rakyat Modren Pertama di Tanjabtim Dibuka, Disperindag Lakukan Pendataan

Fenomena Bulan Bercincin Saat Pendemi Corona Gegerkan Warga Jawa Timur, Seperti Ini Penjelasan LAPAN

Lantaran Pelanggan Tak Puas dengan Layanan, Tukang Pijat di Merangin ini Dibacok Pantatnya

Seperti kejadian di bawah ini.

Dilansir dari health.grid.id pada Kamis (4/6/2020), warga Bayat, Klaten digegerkan dengan pemakanan seorang jezanah seorang pasien positif virus corona.

Bagaimana tidak, hal ini buat warga harap-harap cemas karena sebelumnya jenazah tersebut dikira meninggal bukan karena Covid-19, melainkan sakit ginjal.

Alhasil banyak warga di sana yang khawatir akan penyebaran virus corona di kampung mereka.

Dilansir dari Kompas.com, jenazah tersebut berinisial T yang sebelumnya merantau di Semarang, Jawa Tengah.

Plt Camat Bayat Kelik mengemukakan,saat berada di Semarang, T sempat dirawat di rumah sakit.

"Informasinya sakit ginjal."

Halaman
1234
Editor: ekoprasetyo
Sumber: GridHot.id
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved