Berita Sarolangun

Ilegal Drilling di Kawasan HTI, DLH Sarolangun Akui Belum Terima Laporan Resmi

Namun, laporan dari masyarakat, informasi itu memang ada di sebuah kawasan HTI sebuah perusahaan di Kecamatan Mandiangin.

Tribunjambi.com/Wahyu Herliyanto
DLH Kabupaten Sarolangun belum menerima laporan resmi adanya aktivitas ilegal drilling di kawasan HTI 

TRIBUNJAMBI.COM, SAROLANGUN - Laporan secara penuh belum diterima Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sarolangun, terkait adanya penambangan ilegal di kawasan Hutan Tanaman Industri (HTI).

Namun, laporan dari masyarakat, informasi itu memang ada di sebuah kawasan HTI sebuah perusahaan di Kecamatan Mandiangin.

"Jika memang pada kawasan HTI secara penuh belum menerima. Namun secara laporan masyarakat terjadi di kawasan HTI yaitu dalam kawasan perusahaan. Tapi blok berapo belum tahu, yang jelas diperbatasan masuk Jambi atau tidak, atau Sumsel. Lahan itu punya perusahaan tapi di tambang oleh masyarakat," jelas Sohari Sohan, Kabid Pengawasan DLH Sarolangun, Jumat(5/6/2020).

Petugas Hancurkan Camp dan Tumpahkan Minyak 13 Ton Hasil Ilegal Drilling di Lubuk Napal, Sarolangun

Tidak Mungkin Dijaga 24 Jam, Semua Titik Ilegal Drilling di Sarolangun Sudah Pernah di Razia

Diakui Sohari, pihaknya belum tahu bagaiamana kondisi di lapangan. Sebab, banyak kendala jika ingin masuk kawasan ilegal tersebut.

Akses dan lokasi yang belum pasti diketahui petugas, dan belum lagi ancaman jika memasuki kawasan tersebut.

"Kita tidak tahu kondisi di lapangan, karena ini lintas provinsi," ujarnya.

Menurutnya, pihak ESDM Provinsi Jambi harus ikut andil dalam penertiban aktifitas ilegal tersebut. Terlebih lagi ini menyangkut ketersediaan minyak negara.

Semua Titik Ilegal Drilling di Sarolangun Sudah Pernah di Razia, tapi tetap saja ada pelaku yang masih melakukan aktivitasnya
Semua Titik Ilegal Drilling di Sarolangun Sudah Pernah di Razia, tapi tetap saja ada pelaku yang masih melakukan aktivitasnya (Tribunjambi.com/Wahyu Herliyanto)

"Kalau mau cek, ke ESDM provinsi, bidang migasnya, kawasan mana saja HTI yang mempunyi lokasi migas, tahu tidak. Kalau ke kita pasti masalahnya anggaran untuk ini," bebernya.

Diakui Sohan, aktifitas ilegal drilling di Kabupaten Sarolangun masih terjadi di berbagai lokasi, meski sudah beberapa kali ditindak.

Para pekerja kembali lagi meski harus kucing-kucingan dengan petugas.

Halaman
12
Penulis: Wahyu Herliyanto
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved