Breaking News:

Walikota Jambi Tinjau Tempat-tempat Ibadah untuk Memastikan Jalankan Protokol Covid-19

"Selain itu kami juga meninjau Vihara Satya Kirti dan kami harapkan semua vihara mengikuti vihara itu," sebutnya.

Tribunjambi/Miftahul Jannah
Walikota Jambi, Sy Fasha saat mengecek salah satu masjid di Kota Jambi 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Walikota Jambi Sy Fasha bersama forkopimda meninjauan tempat-tempat ibadah dan fasilitas umum untuk memastikan penerapkan protokol kesehatan Covid-19.

Tempat-tempat ibadah yang ditinjau di antaranya Masjid Agung Al-Falah, Masjid Raya Magatsari Pasar Jambi, Gereja Katolik Santa Theresia Paroki Kota Jambi, Vihara Sakyakirti, Kelenteng Leng Chun Keng, dan Gereja GPDI Koni I.

Pengecekan tersebut intinya adalah terkait dengan relaksasi ekonomi dan sosial kemasyarakatan yang sudah mulai diberlakukan oleh pihak Pemkot Jambi.

VIDEO Pemberangkatan Haji Tahun 2020 Batal, Menteri Agama Minta Masyarakat Indonesia Ikhlas

BLT Dinilai Tak Tepat Sasaran, Warga Bungo Tanjung Geruduk Kantor Desa

Hewan Raksasa Pernah Ada di Bumi, Tinggi dan Beratnya Jumbo, Palaeontolog Temukan Bukti

Yaitu, tahap pertama, usulan-usulan dari tempat ibadah maupun tempat usaha yang ditinjau oleh tim verifikator terkait penerapan protokol kesehatan.

"Sebagian besar tempat yang kami kunjungi sudah menjalankan protokol kesehatan," kata Fasha, Selasa (2/6/2020).

Saat dirinya berada di Gereja Santa Theresia, ia mengatakan Bahwa gereja tersebut sudah menerapkan protokol kesehatan. Ia juga berharap agar gereja-gereja yang lain dapat mencontoh Gereja Santa Theresia.

"Selain itu kami juga meninjau Vihara Satya Kirti dan kami harapkan semua vihara mengikuti vihara itu," sebutnya.

"Termasuk masjid juga sudah kami instruksikan untuk membuat, tanda visual di lantai. Dimana tempat yang boleh disediakan, jemaah harus membawa sejadah dan mukena masing-masing," sambungnya.

Fasha berharap agar petugas masjid dapat tegas dan disiplin serta selalu mengingatkan jamaah agar mampu menerapkan protokol kesehatan serta selalu menggunakan masker

"Harapan kami dengan pemberlakuan relaksasi sosial dan ekonomi kemasyarakatan, adalah awal mula kita berada di kehidupan Normal mungkin hal ini akan kita lakukan selama sebulan, bisa jadi di Juli nanti kasus Covid-19 sudah turun, maka akan kita buka semua tidak ada pembatasan-pembatasan," harapnya.

"Kami mohon doanya agar ini dapat dilaksanakan dan kami sampaikan kepada masyarakat agar dapat mengikuti instruksi dan jangan membandel baik masyarakat kota Jambi maupun masyarakat di luar kota Jambi yang ya mungkin berkunjung ke Kota Jambi," pungkasnya.

Penulis: Miftahul Jannah
Editor: Rian Aidilfi Afriandi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved