Kasus DBD di Bungo Meningkat Tajam di Tengah Pandemi Covid-19, Dinkes Catat Ratusan Kasus

Ditengah wabah Covid-19, angka kasus demam berdarah (DBD) di Kabupaten Bungo terus meningkat.

Penulis: Darwin Sijabat | Editor: Teguh Suprayitno
Istimewa
Ilustrasi nyamuk 

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA BUNGO - Ditengah wabah Covid-19, angka kasus demam berdarah (DBD) di Kabupaten Bungo terus meningkat.

Terhitung sejak Januari hingga Mei 2020, jumlah kasus DBD mencapai 115 kasus.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bungo, Safaruddin Matondang mengatakan kasus DBD di Kabupaten Bungo hingga saat ini belum menunjukan penurunan.

Untuk itu, warga diminta tetap waspada terhadap potensi merebaknya penyakit yang ditularkan nyamuk aides aigepty tersebut. Hal itu juga tanpa melupakan perhatian pada pengendalian penyakit lain.

"Saat ini kasus DBD di Bungo tercatat sampai akhir bulan Mei 2020 sebanyak 115 kasus dan tidak ada korban meninggal dunia," ujarnya belum lama ini.

Ini Penyakit yang Kerap Muncul Pasca Lebaran, Dinkes Imbau Warga Muarojambi untuk Selalu Waspada

Oknum Pemain PETI Akan Disikat, Polres Merangin Akan Minta Bantuan TNI dan Brimob

Tak Punya Uang untuk Pulang Kampung, Tiga Warga Medan Nekat Bobol Kantor Asuransi di Jambi

Pada tahun 2020 ini, Kata Safaruddin bahwa siklus lima tahunan dari DBD ada kekhawatiran kasusnya akan meningkat tajam. Sehingga masyarakat diminta waspada namun tidak usah panik.

Selain itu tetap menjaga jarak dalam berinteraksi dengan sesama, selalu memakai masker bila di luar rumah dan cuci tangan pakai sabun setelah melakukan kegiatan.

Sementara itu pihak Dinas Kesehatan Bungo juga mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk menekan angka kasus DBD ditengah pandemi Covid-19 ini.

"Salah satu upaya mudah dan efektif yang bisa dilakukan adalah dengan melakukan pemberantasan sarang nyamuk (PSN) secara rutin, bermutu, serentak dan berkesinambungan," ujarnya.

Selain itu masyarakat diimbau agar setiap rumah memiliki minimal satu kader jumantik, yakni seseorang yang bertanggung jawab memantau jentik nyamuk di setiap penampungan air. Kemudian lebih disarankan untuk melakukan PSN dari pada fogging yang hanya membunuh nyamuk dewasa saja. (Tribunjambi.com/ Darwin Sijabat)

Sumber: Tribun Jambi
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved