sosok

Indonesia Bangga dengan Ajeng Trisna Dwi Wijayanti, Jadi Pilot Pesawat Tempur Perempuan Pertama

Ajeng Trisna Dwi Wijayanti adalah wanita Indonesia pertama sebagai penerbang pesawat tempur perempuan.

Editor: rida
IST
Letda Pnb Ajeng Tresna Dwi Jayanti 

Karena saya juga percaya tiap apa yang dilakukan bila dilandasi niat yang baik, usaha yang maksimal. Because you know the limitation so push your limit

Apa cita-cita Anda yang belum terwujud sampai saat ini selain jadi pilot penerbang tempur?

Perjalanan sebagai pilot sangatlah panjang ini merupakan titik awal bagi saya untuk meniti karir ke depan sehingga banyak kontribusi yang saya lakukan untuk mengharumkan bangsa dan negara lewat TNI AU semua saya lakukan sebagai bentuk pengabdian Tanah Air.

Saya akan fokus menjalankan setiap tahapan pendidikan yang akan saya jalani. 

Peruntungan 12 Zodiak Kamis (28/5) - Capricorn Tersesat Labirin Masalah, Aries Perhatikan Kesehatan

Kunci keberhasilan 

Letda Ajeng mengungkapkan, dirinya memiliki tekad yang bulat untuk menjadi penerbang pesawat tempur karena para instrukturnya memberikan motivasi yang besar setelah melihat kemampuan fisik, psikis, dan bakat terbangnya yang mumpuni.

"Saya hanya menjalani dengan serius dan menikmati semua tahapan latihan terbang hingga akhir. Para instruktur menyemangati saya agar bisa menjadi fighter dan sekarang hal tersebut terwujud," ungkap Letda Ajeng pada wawancara jarak jauh yang dilakukan Kasubdispenum Dispenau Kolonel Sus M Yuris.

Letda Ajeng dilantik oleh Kepala Staf Angkatan Udara (Kasau) Marsekal TNI Yuyu Sutisna bersama 44 perwira TNI AU lainnya pada upacara Wisuda Siswa Sekolah Penerbang (Sekbang) Angkatan ke-97 atau "Wingday" di Auditorium IG Dewanto, Mabesau Cilangkap, Jakarta Timur pada Senin (18/5/2020).

Upacara berlangsung secara sederhana di dua tempat dengan memperhatikan protokol kesehatan yang ketat sehubungan kondisi pandemi virus Covid-19. 

Di Mabesau, Yuyu menyematkan wing penerbang dan menyerahkan trofi kepada dua lulusan terbaik dan satu perwakilan siswa dari TNI AD. 

Sekolah Bakal Dibuka, Nadiem Siapkan Skenario Belajar Tapi Tergantung Gugus Tugas

Sementara wisudawan lainnya mengikuti upacara dari Wisma Adisutjipto di Yogyakarta dan terhubung melalui jaringan video jarak jauh.

Seluruh wisudawan yang dilantik Yuyu akan segera bergabung dengan skuadronnya masing-masing.

Mereka terdiri dari 34 penerbang pesawat fixed wing dan 10 penerbang rotary wing (helikopter).

Khusus untuk penerbang tempur, akan menjalani Kursus Pengenalan Terbang Pesawat Tempur (KPTPT) di Skadron Udara 15 sebelum menjalani masa transisi di skuadronnya masing-masing.

Peraih trofi siswa terbaik kategori fixed wing diraih oleh Letda Pnb Ravi dari Payakumbuh dan kategori rotary wing Letda Pnb Sandro dari Pekanbaru.

Halaman
1234
Sumber: Warta Kota
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved