Breaking News:

Berada di Sawah Saat Hujan Deras, Petani Tembakau Tewas Disambar Petir di Depan Suami dan Anaknya

Seorang petani tembakau di Kecamatan Krejengan, Probolinggo bernama Subhana (52) tewas tersambar petir.

(Butch Dill, AP/nationalgeographic.com)
Ilustrasi. Sebuah petir menyambar sebuah rumah di Jeffrson Country,Alabama, yang dihancurkan oleh tornado pada hari natal. 

TRIBUNJAMBI.COM - Seorang petani tembakau di Kecamatan Krejengan, Probolinggo bernama Subhana (52) tewas tersambar petir.

Peristiwa itu terjadi Kamis (28/5/2020) di sawah miliknya.

Hujan deras usai menanam tembakau

Kapolsek Krejengan Iptu Yulyana mengatakan, Subhana saat itu pergi ke sawah bersama suaminya, Mustami dan anaknya, Holipa.

Ia berangkat sekitar pukul 08.00 WIB dan menanam tembakau di sawahnya.

Doa yang Dianjurkan Dibaca Saat Hujan Deras Disertai Petir dan Angin Kencang

Ilmuwan NASA Peringatkan Dampak Matahari Lockdown, Mulai Petir hingga Gunung Meletus

PSBB Tahap II Berakhir, Sumbar Belum Ingin Konsep New Normal tapi Perpanjang PSBB Hingga 7 Juni 2020

Menjelang sore, sekira pukul 14.00 WIB tiba-tiba hujan deras turun.

Subhana yang saat itu hendak pulang dan sempat berteduh tiba-tiba tersambar petir.

"Atas kejadian itu, korban meninggal di tempat, di hadapan suami dan anaknya," kata Yulyana.

Saat diperiksa, rupanya Subhana dipastikan telah meninggal dunia tersambar petir.

"Suami dan anaknya tersebut lalu membawa Subhana pulang," bilang Yulyana.

Kades Temenggungan, Rohim kemudian melaporkan kejadian itu ke polisi.

"Saat korban hendak diotopsi pihak keluarga menyadari bahwa korban tewas tersambar petir dan menolak untuk dilakukan otopsi. Selanjutnya pihak keluarga membuat surat pernyataan," tutur Yulyana.

Sumber: Kompas.com 

Editor: budi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved