Belum Ada Kepastian Berangkat, Persiapan Ibadah Haji Provinsi Jambi Tetap Berjalan

Persiapan pemberangkatan ibadah haji tahun 2020 ini tetap dilaksanakan Kanwil Kemenag Provinsi Jambi, meski belum adanya kepastian keberangkatan haji.

Penulis: Zulkipli | Editor: Teguh Suprayitno
Tribunjambi/Zulkifli
Kepala Bidang Penyelenggara Haji dan Umrah Kanwilkemenag Provinsi Jambi Abdullah Saman saat dikonfirmasi Tribunjambi.com. 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Persiapan pemberangkatan ibadah haji tahun 2020 ini tetap dilaksanakan Kanwil Kemenag Provinsi Jambi, meski belum adanya kepastian apakah ibadah haji bisa dilaksanakan tahun ini atau tidak akibat pandemi Covid-19 yang melanda dunia termasuk Arab Saudi

Kepala Bidang Penyelelenggaraan Ibadah Haji dan Umroh Kanwil Kemenag Provinsi Jambi Abdullah Saman saat diwawancarai Tribunjambi.com, Kamis (28/5/2020) menyampaikan, persiapan pelaksanaan ibadah Haji terus dilaksanakan semaksimal mungkin. Baik terkait dengan pelunasan, persiapan dokumen, manasik haji dan lain sebagainya.

Saat ini telah memasuki perpanjangan pelunasan tahab dua yang akan berakhir pada 29 Mei besok. Diungkapkan Saman, masih calon jamaah haji yang nomor antreannya keluar untuk berangkat tahun ini namun belum melakukan pelunasan.

Update Virus Corona Kamis 28 Mei 2020, Bertambah 687 Jumlah Kasus Covid-19 di Indonesia Jadi 24.538

Akhirnya SK Pjs Kades di Kerinci Diterbitkan, 80 Orang Masih Proses

Satu Warga Batanghari Positif Rapit Test, Baru Saja Pulang dari Padang

"Kuota untuk pelunasan tahab ke dua ini 554 orang termasuk cadangan. Yang sudah melunasi sampai kemarin itu ada 235 orang, dan yang belum lunas 315 orang," kata Saman.

Namun, Dia belum bisa memastikan apakah CJH yang belum melakukan pelunasan hingga tanggal 29 besok dipastikan batal berangkat atau tidak. "Kita tidak bisa memastikan itu, karena bisa jadi ada kebijakan baru perpanjangan masa pelunasan," sebutnya.

Untuk kuota haji di Jambi untuk 2020 berdasarkan Peraturan Menteri Agama (PMA) adalah sebanyak 2.909. Terdiri dari kategori jamaah yang berangkat pada tahun berjalan (2020, red) 2.858 orang, kemudian jamah prioritas lansia 29 orang. Lalu Kelompok pembimbing Ibada Haji dan Umrah (KPIHU) sebanyak 2 orang, dan juga PHD (petgas haji darah) 20 orang.

”Diluar itu nanti ada pembimbing kelompok terbang (KLoter) jika 7 kloter bisa 35 orang , perkiraan sekarang satu kloter 450 orang atau ada sekitar 6 setengah kloter,” terangnya.

Disamping itu kata Saman, persiapan lain masih ada sebagian kecil jamaah yang mengurus paspor, termasuk persiapan dokumen lainnya, misalnya mutasi antar propinsi antar embarkasi juga terus berjalan serta pembenahan aula Asrama Haji juga hampir selesai.

"Intinya kami terus berbenah semaksimal mungkin. Masalah manasik terus dilaksanakan di Kab/kota, baik oleh Kakankemenag/kab/kota maupun KBIHU dan lainnya via daring," ujarnya.

Terhadap kepastian berangkat, pihak Kanwil Kemenang masih menunggu informasi dari pemerintah pusat. "Kami masih menunggu informasi lebih lanjut dari pemerintah. Kami tidak boleh menerka/memperkiran," pungkasnya.

Sumber: Tribun Jambi
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved