Berita Nasional

Dianggap tak Bisa Hilang, Dokter Tirta Sebut New Normal Dibutuhkan Saat Pandemi Covid-19

Istilah new normal atau normal baru tidak serta-merta bahwa Covid-19 hilang total. Hal tersebut ditegaskan Dokter sekaligus influencer, Tirta Mandira

Instagram @dr.tirta
Ilustrasi. Foto Rontgen Paru-paru dr Tirta yang Membuatnya Tobat, Sempat Dikira Terinfeksi Covid-19 

TRIBUNJAMBI.COM, JAKARTA - Istilah new normal atau normal baru tidak serta-merta bahwa Covid-19 hilang total. Hal tersebut ditegaskan Dokter sekaligus influencer, Tirta Mandira Hudi.

Menurutnya, new normal adalah gaya adaptasi baru untuk menghadapi Covid-19, meskipun dia membuat disclaimer apakah new normal ini ada atau tidak, dilaksanakan atau sebaliknya.

"Covid-19 hanya bisa dikontrol, itu adalah sesuatu yang kita harus tahu bahwa banyak netizen bertanya kapan Covid-19 hilang. Saya bilang tidak bisa hilang layaknya TBC, DBD, Malaria, HIV, hepatitis dan lain-lainnya," ujarnya.

Kecuali di Mekah, Arab Saudi Mulai Kembali Buka Masjid-masjid Untuk Salat Jumat

Erick Thohir Ramal New Normal di Indonesia Bisa Berlangsung Sampai 5 Bulan

Untuk mengontrol sampai titik minimal itulah, Tirta mengatakan perlu adaptasi yang disebut sebagai new normal.

"Kalau memang pasar buka, berarti kita sebagai relawan mengedukasi pedagang untuk menjaga kebersihan diri, terus konsumennya kita jaga kebersihan diri, terus mal tanggal 8 Juni berarti semua mal harus menerapkan protokol kesehatan," katanya.

Dengan new normal, masyarakat akan memesan bahan pangan atau makanan yang higienis.

Mendadak Berlakukan New Normal, Fadli Zon Sebut Jokowi Duta Mall Indonesia, Roy Suryo Sarankan Ini

Uji Swab Mandiri di Jambi Masih Tahap Penyusunan SOP, Begini Penjelasannya

Bahkan, dari pengalaman pribadinya yang kini bertugas sebagai relawan medis Gugus Tugas, Tirta menemukan ada seorang driver ojek daring yang mengantarkan makanannya, dilengkapi dengan pembatas atau sekat plastik.

"Let say ada restoran buka, kan ada meja-mejanya, adaptasi barunya sekarang setiap meja dikasih celah plastik," ujarnya.

Dengan new normal ini, Tirta berujar bahwa semua orang harus melakukan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Ini pun harus dilakukan lebih lanjut.

"Protokol kesehatan harus kita jalankan, sesuai dengan kebijakan dari pemerintah atas sampai bawah (masyarakat)," jelasnya.

Sumber : Tribunnews.com

Editor: budi
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved