Bolos Kerja Usai Lebaran Idul Fitri, Ratusan PNS di Sarolangun Bisa Terancam Turun Jabatan

Ratusan Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan pegawai honorer di Sarolangun ketahuan bolos sejak hari pertama kerja setelah libur Hari Raya Idul Fitri.

Tribunjambi/Wahyu Herliyanto
Ratusan Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan pegawai honorer di Sarolangun ketahuan bolos sejak hari pertama kerja setelah libur Hari Raya Idul Fitri, 

TRIBUNJAMBI.COM, SAROLANGUN-Ratusan Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan pegawai honorer di Sarolangun ketahuan bolos sejak hari pertama kerja setelah libur Hari Raya Idul Fitri, pada Selasa (26/5).

Kabid Mutasi BKPSDM Sarolangun, Kaprawi menyampaikan bahwa ratusan pegawai tersebut terpantau tidak ngantor setelah dilakukan sidak kedisiplinan dipimpin oleh Sekda Sarolangun.

Dari data yang diperoleh, Aparatur Sipil Negara (ASN) yang tidak ngantor ada sebanyak 131 orang, sedangkan pegawai honorer sebanyak 246 orang.

Ratusan pegawai tersebut akan mendapatkan sanksi disiplin sesuai ketentuan PP 53.

Kenang 100 Ribu Kematian Akibat Covid-19, Amerika Serikat Kibarkan Bendera Setengah Tiang

Seperti TBC, DBD, Malaria dan HIV, Dr Tirta: Covid-19 Tidak Bisa Hilang

BREAKING NEWS Rumah Kontrakan di Sungai Gelam Digerebek, Ternyata Simpan 44 Ribu Baby Loobster

Untuk sanksi ringan, akan diberikan teguran lisan, teguran tertulis dan pernyataan tidak puas dari pimpinan.

Sementara untuk hukuman disiplin sedang, seperti penundaan kenaikan gaji berkala selama satu tahun
penundaan kenaikan pangkat selama satu tahun, hingga penurunan pangkat setingkat lebih rendah selama 1 tahun.

Katanya, tingkat kehadiran para pegawai di semua SKPD rerata sama dan masih di bawah 100 persen.

"Tingkat kehadiran 92,8%," katanya.

Penulis: Wahyu Herliyanto
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved