Virus Corona di Jambi

BLT Diduga Tak Tepat Sasaran, Ratusan Warga Sumber Agung Geruduk Kantor Desa dan Minta Kades Mundur

Warga menuntut kepala desa agar transparan terhadap pendataan bantuan langsung tunai dana desa (BLT DD).

ist
Warga Desa Sumber Agung Merangin geruduk kantor desa lantaran BLT tak tepat sasaran. 

TRIBUNJAMBI.COM, MERANGIN - Diduga karena Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa (DD) tak tepat sasaran, ratusan masyarakat Desa Sumber Agung, Kecamatan Margo Tabir, Kabupaten Merangin geruduk kantor desa setempat.

Warga menuntut kepala desa agar transparan terhadap pendataan bantuan langsung tunai dana desa (BLT DD).

Warga menilai kepala desa mendata masyarakatnya tebang pilih dan diduga tidak diseleksi lebih dahulu, hingga orang yang betul-betul harus mendapat bantuan teryata tidak dapat sama sekali.

Lion Air Group Menghentikan Sementara Operasional Penerbangannya

VIDEO Youtuber Jambi Charles Robin Kuras ATM dan Jual Alat Fitnes, Harta Titipan untuk Kalian

Dilarang Melintasi Posko Covid-19 Lembah Masurai, Puluhan Pendatang ke Merangin Terobos Semak-semak

“Kedatangan kami ke kantor desa ini ingin menanyakan dan menuntut keadilan karena banyak masyarakat yang harus dibantu dengan diberi BLT tenyata tidak sementara orang kaya rumahnya permanen serta punya kebun sawit mendapat bantuan, hal ini membuat masyarakat Desa Sumber Agung berang terhadap kepala desa yang tidak transparan, setiap dana desa masuk,” ujar Abu Toyib selaku kordinator aksi, Rabu (27/5/2020).

Katanya, aksi yang dilakukan ini murni ingin membantu masyarakat serta tetangga supaya masyarakat yang miskin atau jompo mendapat giliran bantuan karena untuk BLT Dana Desa pihak desa yang mendata.

Menurut Abu Toyib, aksi yang dilakukan ini merupakan aksi kedua setelah beberapa waktu lalu aksi serupa juga dilakukan. Menurut dia, mereka tidak akan berhenti menyuarakan aksi ini sebelum tuntutan mereka dikabulkan.

"Kami minta kades mundur. Jika tidak, kami akan terus melakukan aksi ini," imbuhnya.

Aksi yang dilakukan warga ini dikawal ketat oleh pihak kepolisian dan TNI. Aksi protes warga di Merangin terkait BLT Dana Desa untuk masyarakat yang terdampak Covid-19 ini sudah sering dilakukan.

Beberapa waktu lalu warga Desa Seling Kecamatan Tabir juga mengruduk kantor desa. Tak hanya kantor desa, rumah kepala desapun juga tak luput dari sasaran warga.

Tak hanya itu, di Desa Air Batu Kecamatan Renah Pembarap juga terjadi aksi protes. Bahkan warga membakar posko Covid-19 dan merusak kantor desa setempat. Akibatnya, lima orang terpaksa diamankan oleh pihak kepolisian.

Penulis: muzakkir
Editor: Rian Aidilfi Afriandi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved