Virus Corona di Jambi

Seorang Warga Kuala Tungkal Positif Rapid Test Meninggal Dunia

Informasi yang diterima bahwa wanita tersebut sudah melakukan rapid test pertama dengan hasil positif.

Tribunjambi/Samsul Bahri
Juru Bicara Pencegahan dan Penanggulangan Covid-19 Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Taharuddin, Senin (4/5). 

TRIBUNJAMBI.COM, KUALATUNGKAL - Seorang wanita usia 83 tahun, berinisial IT meninggal dunia dengan hasil rapid test positif, Minggu (24/5/2020) lalu.

IT diketahui merupakan warga Jalan Nuri RT 15, Kelurahan Tungkal lV, Kecamatan Tungkal Ilir, Kabupaten Tanjabbar.

Informasi yang diterima bahwa wanita tersebut sudah melakukan rapid test pertama dengan hasil positif.

IT juga menjalani perawatan di ruang isolasi di RSUD Raden Mattaher Jambi pada Jumat (22/5/2020) lalu.

Mau Balik ke Jakarta Lengkapi SIKM Anda! Apa itu SIKM dan Bagaimana Cara Mengurusnya?

Parkir Kendaraan di Muara Bungo Hingga ke Badan Jalan Sebabkan Kemacetan, Ini Tanggapan Dishub

Dikabarkan Terobos Wilayah India, 1000 Tentara China Mulai Bangun Pertahanan di Perbatasan

Sementara itu, informasi yang diterima bahwa IT memiliki penyakit bawaan yaitu penyakit menahun kurang darah dan penyakit hati. Selain itu, IT juga diketahui mengalami gejala sesak nafas.

Setelah dilakukan perawatan, pasien dinyatakan meninggal dunia. Tim dokter Bagian Ranap Isolasi dan Forensik serta pihak keluarga telah dipanggil oleh Tim dokter dan datang serta menyetujui dalam penanganan IT dengan melakukan pemandian dan disalatkan secara SOP penanganan Covid 19.

Selanjutnya, tim medis melakukan koordinasi dengan pihak Gugus Tugas Covid-19 Kota Jambi bahwa Jenazah dimakamkan oleh pihak keluarga atas permintaan pihak keluarga.

Juru Bicara Pencegahan dan Penanggulangan Covid-19 Pemkab Tanjabbar, Taharuddin membenarkan jika pasien rapid test dengan hasil positif tersebut meninggal dunia.

"Iya (meninggal dunia)," ujarnya singkat, Selasa (26/5/2020).

Lebih lanjut saat ditanya adakah tracking terhadap anak dan keluarganya, ia menegaskan, pasien tersebut setelah dilakukan swab dinyatakan negatif.

"Hasil PCR (sweb) negatif, jadi keluarga tidak di-PE (Penyelidikan Epidemiologi)," pungkasnya.

Penulis: samsul
Editor: Rian Aidilfi Afriandi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved