Berita Bungo

Parkir Kendaraan di Muara Bungo Hingga ke Badan Jalan Sebabkan Kemacetan, Ini Tanggapan Dishub

Disampaikannya bahwa salah satu penyebab kemacetan tesebut dikarenakan mobil angkutan barang milik toko sering parkir, sementara tidak...

Tribunjambi/darwin
Suasana parkir di Kota Muara Bungo 

TRIBUNJAMBI.COM, MUARABUNGO – Parkir kendaraan hingga ke badan jalan di sejumlah tempat di Kota Muara Bungo, Kabupaten Bungo sebabkan jalan macet.

Beberapa jalan di Kota Muara Bungo sering terjadi kemacetan, seperti di depan Toko Mentari, Toko Citra dan tempat lainnya.

Hal itu disebabkan parkir kendaraan di lokasi tersebut memakan badan jalan lebih dari setengah. Sehingga jalan satu arah tersebut hanya dapat dilewati satu mobil.

Mengharukan, Anjing Ini Setia Tunggu Majikannya Sampai Entah Kapan, Padahal Ada Fakta Menyedihkan

VIDEO Detik-detik Kecelakaan Hindari Pemotor, Mobil Hancur Usai Seruduk Teras Rumah

Mau Dapat Uang Miliaran Sekaligus Pacar? Wanita Cantik Ini Buka Peluang, Ternyata Juga Kaya Mendadak

Daniel, salah satu pengendara kepada tribunjambi.com mengungkapkan kekesalannya sebab sering terjebab macet di jalan tersebut. Sehingga ia kerap mengambil jalan pintas lain meski jarak yang lebi jauh.

“Yang bisa lewat hanya satu mobil sementara kendaraan yang mau lewat banyak, apalagi kalau sore hari,” ujarnya, Selasa (26/5/2020).

Terkait hal itu M Zen, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Bungo mengklaim bahwa pihaknya selalu mengingatkan petugas parkir untuk memperhatikan aturan parkir agar. Peringatan tersebut untuk tidak memarkirkan kendaraan di badan jalan dan memarkitkan kendaraan ditempat yang sudah disediakan.

“Selalu marah dengan petugas parkir kita yang Mentari, Toko Citra dan tempat lainnya yang diindikasikan terjadi parkir yang tidak sesuai aturan.

“Dan bahkan saya sudah kasar dengan orang-orang (petugas parkir), kamu ini punyo mato dak, punyo aturan dak, tau aturan dak. Itu sudah sering saya sampaikan,” katanya.

Disampaikannya bahwa salah satu penyebab kemacetan tesebut dikarenakan mobil angkutan barang milik toko sering parkir, sementara tidak diperuntukkan untuk hal tersebut. untuk itu juga M Zen kerap dibuat naik darah tinggi hingga marah.

“Itu selalu sayo panggil petugasnya, kamu usir mobil ini, pindahkan ke tempat parkir yang sudah kita sediakan. Kami selalu ingatkan itu,” ujarnya.

Kata dia, bahwa di tempat parkir di lokasi tersebut juga sudah disediakan marka sebagai pertanda tempat parkir. Namun hal itu sering dilanggar.

Sebagai sanksi bagi petugas parkir yang melanggar, M Zen mengatakan telah memanggil koordinator parkir untuk mengganti atau memberhentikannya.

Sementara untuk pemilik toko tidak disanksi, melainkan hanya menyurati untuk sama sama menjaga ketertiban berlalu lintas.

Penulis: Darwin
Editor: Rian Aidilfi Afriandi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved