Berita Nasional

Di Tengah Pandemi Corona, Menteri Agama Fachrul Razi Minta Masyarakat Tak Terima Tamu Saat Lebaran

Hal itu disampaikan Menteri Agama Fachrul Razi. Ia mengimbau umat muslim untuk berlebaran di rumah bersama keluarga inti.

istimewa
Menteri Agama Khatib Salat Jumat di Istiqlal 

TRIBUNJAMBI.COM, JAKARTA - Jika biasanya silaturahim saat hari raya atau lebaran dilakukan dari rumah ke rumah, kali ini masyarakat disarankan untuk tidak menerima tamu.

Hal itu disampaikan Menteri Agama Fachrul Razi. Ia mengimbau umat muslim untuk berlebaran di rumah bersama keluarga inti.

Ini dilakukan demi menghindari penyebaran Covid-19.

Apalagi, sekarang banyak yang tidak bergejala tetapi ternyata membawa virus.

Kesulitan Bicara dan Halusinasi, Bisa Jadi Gejala Virus Corona Baru, Begini Peringatan dari WHO

Menag Umat Islam Salat Idul Fitri di Rumah, Kasus Covid-19 Tambah Banyak, Kini Capai 15.438

"Saya menyarankan juga supaya berlebaran di rumah saja bersama keluarga inti. Tidak usah ke mana-mana dan juga tidak usah menerima tamu karena tidak jelas tamu yang datang mungkin membawa virus karena memang banyak sekarang orang tanpa gejala," kata Fachrul melalui video telekonferensi yang dipantau dari Youtube BNPB, Kamis (21/5/2020).

Fachrul mengatakan, silaturahim saat Lebaran tidak hanya dengan pertemuan fisik.

Saat ini, masyarakat dapat memanfaatkan media sosial untuk bersilaturahim. Atau, cara yang paling sederhana, melakukan panggilan video menggunakan ponsel.

"Banyak sekali medsos yang tersedia sekarang. Contoh melalui HP pun kita bisa, kita tinggal video call kita sudah bisa berkomunikasi dengan temen-temen, dengan saudara-saudara di manapun dia berada," ujar Fachrul.

"Bermaafan itu atau silaturahim kan tidak harus ketemu fisik. Silaturahim terjadi bukan karena kedekatan fisik tapi karena kedekatan batin, kedekatan hati," ujarnya.

Selain anjuran tak menerima tamu, Fachrul juga kembali mengimbau masyarakat untuk tidak mudik.

Dengan penyebaran Covid-19 yang masih tinggi, mudik justru dapat membawa bencana ke keluarga di kampung.

Fachrul juga lagi-lagi meminta masyarakat untuk menunaikan shalat Idul Fitri di rumah, demi menghindari penularan virus.

"Mengimbau keras supaya shalat Idul Fitri dilakukan di rumah saja bersama keluarga inti," katanya.

Sumber : Kompas.com

Editor: budi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved