Berita Nasional

Baru 2 Hari Bebas, Habib Bahar bin Smith Harus Masuk Lagi ke Dalam Sel, Pengacara Duga Karena Ini

Baru 2 Hari Bebas, Habib Bahar bin Smith Harus Masuk Lagi ke Dalam Sel, Pengacara Duga Karena Ini

IST
Habib Bahar bin Smith bebas dari Lapas memakai baret merah. 

TRIBUNJAMBI.COM, JAKARTA - Baru selang dua hari merasakan udara segar usai keluar dari penjara. Pemuka agama, Habib Bahar bin Smith kembali masuk ke dalam sel lagi, Selasa (19/5/2020).

Tim penasihat hukum menduga pemuka agama Habib Bahar bin Smith berurusan dengan aparat kepolisian lagi karena aktivitasnya yang kerap mengkritisi pemerintahan Presiden Joko Widodo.

Novel Bamukmin, penasihat hukum Habib Bahar, mengatakan upaya aparat Divisi Pemasyarakatan Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Provinsi Jawa Barat memproses hukum kliennya karena pelanggaran aturan asimilasi, tidak berdasar.

"Jadi jelas diduga ini hanya untuk kepentingan politik, di mana saat ini rakyat sudah gelisah dengan krisis multidimensi yang rakyat makin susah dengan kondisi saat ini," kata Novel Bamukmin, saat dihubungi, Selasa (19/5/2020).

Pemilik 5 Zodiak Ini Terkenal Cuek dan Tak Mau Ambil Pusing dengan Hal Sepele - Gemini Fokus Aja

Jumlah Kasus HIV di Tanjabbar Semakin Bertambah, Dua Tahun Terakhir 23 Orang Terjangkit

H-5 Idul Fitri Pemkab Sarolangun Operasi Pasar, Harga Bawang Merah Melonjak Tinggi

100 Paket Sembako diserahkan Jasa Raharja kepada Forum CSR Pemkot Jambi

Pendaftaran Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah SBMPTN, SBMPT dan PTN 2020 Sudah Dibuka

Habib Bahar Smith
Habib Bahar Smith (Instagram)

Menurut dia, tanpa mengikuti program asimiliasi yang dicanangkan Kementerian Hukum dan HAM, kliennya sudah dapat mengajukan asimilasi sendiri karena sudah menjalani setengah masa tahanan.

"Jadi tidak bisa dipakai oleh kemenkumham untuk mencabut asimilasi itu," ujarnya.

Habib Bahar dibebaskan dalam program asimilasi pada Sabtu (16/5/2020), status Habib Bahar belum bebas murni.

Dia seharusnya bebas murni pada Desember 2021.

Bak Kebakaran Jenggot China Kecam 62 Negara Termasuk Indonesia Dukung Penyelidikan Covid-19, Kenapa?

Dianggap Lakukan Pelanggaran Aturan Asimilasi, Habib Bahar Ditangkap, Pengacara Berkata Hal Berbeda

Cara Sholat Ied di Rumah Sendiri atau Berjamaah Sesuai Fakta MUI serta Ketentuan Khutbah

 Cara & Niat Membayar Zakat Fitrah dan Besaran Nominalnya

 Bak Kebakaran Jenggot China Kecam 62 Negara Termasuk Indonesia Dukung Penyelidikan Covid-19, Kenapa?

Habib Bahar divonis 3 tahun penjara oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Bandung.

Habib Bahar terbukti menganiaya 2 remaja di pondok pesantren miliknya di Bogor.

Halaman
12
Editor: ekoprasetyo
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved