Virus Corona di Jambi

Satu Perusahaan di Sarolangun Tutup Akibat Corona, Puluhan Karyawan Dirumahkan

Ada satu perusahaan di Sarolangun yang sudah merumahkan karyawannya karena dampak Covid-19.

Freepik
Ilustrasi Covid-19 atau virus corona 

TRIBUNJAMBI.COM, SAROLANGUN-Kurang lebih ada 112 perusahaan bergerak diberbagai bidang beroperasi di Kabupaten Sarolangun.

Dari ratusan perusahaan itu, rerata sudah membayarkan hak karyawannya berupa tunjangan hari raya (THR) keagamaan.

Perusahaan selambat-lambatnya memenuhi hak karyawan H-7 sebelum lebaran.

Jika tidak memenuhi hak karyawan itu, perusahaan berhak mendapatkan sanksi berupa teguran, denda ataupun pencabutan ijin operasional.

Posko layanan pengaduan THR di Sarolangun bertempat di JL. Lintas sumatera, Km 4.5, Bernai.

Setiap Hari Minum Ramuan Khusus, Semua Pasien Covid-19 Merangin Aman 

Provinsi Jambi Tidak Memenuhi Syarat untuk Menerapkan PSBB, Ini Alasannya

Rumah dan Belasan Motor Dibakar Setelah Dua Dusun di Bungo Bentrok, Kades Lubuk Landai Kena Tembak

Di tengah pandemi Covid-19 ini perusahaan diberbagai sektor mengalami dampak yang luar biasa. Mulai dari merumahkan karyawan hingga tutupnya perusahaan itu sendiri.

Kabid Hubungan Industrial, Disnakertrans Sarolangun, Bustanil Arifin mengatakan bahwa dari ratusan perusahaan, ada satu perusahaan yang sudah merumahkan karyawannya karena dampak Covid-19.

"Perusahaan ada satu terdampak yaitu perusahaan PT. Balsa Mandala Persada di bindang pengelolaa bahan baku pensil," katanya, Kamis (14/5).

Perusahaan yang boleh dikatakan baru beroperasi beberapa bulan itu harus tutup sementara lantaran tidak ada segmen pasar yang dituju. Alhasil, semua operasional perusahan distop sampai waktu yang belum bisa ditentukan.

"Pabrik itu memasok bahan pensil ke China, nah China sudah tutup karena corona, sampai sekarang perusahaan tutup," ujarnya.

Lanjutnya, ada puluhan karyawa harian lepas pabrik tersebut yang dirumahkan. "41 karyawan,"katanya

Dari puluhan karyawan itu pula, ia sudah mengusulkan terkait hak karyawan sebagai pekerja, seperti gaji.

"Kami usulkan ke provinsi dan mereka mendapatkan gaji selama dia bekerja dan hak sudah dipenuhi,"katanya.

Penulis: Wahyu Herliyanto
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved