Lebih 20 Ribu Pelanggan Menunggak, PLN UP3 Jambi Akan Lakukan Pemutusan hingga Pembongkaran

Hingga 12 Mei 2020 kemarin, lebih 20.000 pelanggan listrik masih tercatat menunggak di Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Jambi.

ist
Petugas PLN melakukan pekerjaan pemeliharaan penggantian isolator dengan listrik tetap menyala. 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Hingga 12 Mei 2020 kemarin, lebih 20.000 pelanggan listrik masih tercatat menunggak di Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Jambi. Tunggakan yang dimaksud adalah yang belum melakukan pembayaran di atas satu bulan.

Manajer PLN UP3 Jambi, Hanfi Adhrean Abinin menyebut, total pelanggan di UP3 Jambi ada 543.416 pelanggan. Sebanyak 268.133 di antaranya menggunakan listrik pascabayar, sementara sisanya sebanyak 275.183 menggunakan listrik prabayar.

Jumlah tersebut tersebar di ULP Kota Baru, ULP Telanai, ULP Bulian, ULP Tungkal, ULP Muara Sabak, dan ULP Seberang Kota.

"Potensi menunggak 1 lembar akan terjadi ketika tanggal 20 Mei nanti. PLN sudah dapat menjalankan pemutusan sementara," terangnya, Rabu (13/5/2020).

PLN Pastikan Tidak Ada Kenaikan Tarif, Begini Penjelasannya

Tokoh Agama hingga Adat di Bungo Kumpul di Kabupaten, Selesaikan Konflik Bentrokan 2 Dusun di Bungo

VIDEO Viral Emak-emak Marah, Gara-gara Dapat Bansos Beras Seliter dan 2 Mi Instan

Menunggak 1 lembar yang dimaksud di sini adalah pelanggan yang rekening tagihannya terbit Mei ini. Dari data yang diperoleh, jumlahnya 151.139 pelanggan dengan potensi penerimaan Rp48,247 miliar.

Sementara itu, untuk tunggakan 2 lembar (tunggakan dua bulan, April-Mei), jumlahnya sebanyak 17.717 pelanggan dengan potensi penerimaan Rp8,768 miliar.

Sedangkan untuk tunggakan 3 lembar (tunggakan tiga bulan), sebanyak 2.483 pelanggan dengan potensi penerimaan pembayaran Rp2,11 miliar.

Ada pun sanksi yang diterapkan PLN untuk pelanggan yang menunggak tiga bulan adalah pembongkaran rampung kabel saluran rumah serta alat pembatas dan pengukur.

"Dibongkar oleh petugas PLN sebelum tanggal 20 Mei ini. Jika pelanggan meminta penyambungan kembali, selain dikenakan kewajiban melunasi tagihan listriknya, ditambah biaya penyambungan kembali dan disarankan beralih ke pelanggan PLN dengan kwh meter prabayar," jelasnya.

Untuk itu, kata dia, PLN sangat mengharapkan kesadaran pelanggan PLN UP3 untuk melunasi rutin taglist-nya. Dalam masa pandemi Covid-19, pembayaran listrik dapat dilakukan melalui daring, melalui mobile banking, i-banking, atau melalui aplikasi e-commerce yang ada.

Sedangkan untuk mengetahui informasi tagihan listrik, pelanggan bisa mengakses melalui PLN Mobile, website PLN 08122123123, dan layanan contact center PLN 123.

"Kami juga mengimbau pelanggan untuk mendapatkan kemudahan layanan PLN dalam genggaman, bisa instal aplikasi PLN Mobile di playstore," ujarnya.(Tribunjambi.com/ Mareza Sutan A J)

Penulis: Mareza
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved