Pamit Perbaiki Motor, Seorang Pria di Muaratara Tewas Terinjak Gajah Liar
Seorang pria di Muaratara tewas mengenaskan setelah terinjak gajah liar, Selasa (12/5/2020).
TRIBUNJAMBI.COM, MUARATARA - Seorang pria di Muaratara tewas mengenaskan setelah terinjak gajah liar, Selasa (12/5/2020).
Zainal Abidin atau biasa dipanggil Din Paldas (53) tewas terinjak gajah liar di Desa Bumi Makmur, Kecamatan Nibung, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara),
Korban dalam kondisi mengenaskan dengan kondisi berlumuran darah di wajahnya.
• Buruan Isi Sensus Penduduk Online 2020 Sebelum 29 Mei Mendatang, Login di sensus.bps.go.id.
• Diduga Tertular Pembeli, Seorang Pedagang Ayam di Buleleng Positif Covid-19
Din Paldas meninggal dunia secara tragis di lokasi kejadian setelah terinjak oleh gajah liar tepat di bagian kepalanya.
Suryani (50), istri Din Paldas bersama anak dan menantunya masih dirundung duka yang mendalam.
Mata Suryani masih terlihat sembab saat Bupati Muratara Syarif Hidayat berkunjung ke rumahnya untuk turut berduka cita.
Di hadapan bupati, Suryani mengatakan sama sekali tak menyangka suaminya pergi untuk selama-lamanya secara tragis.
"Kami semua benar-benar tidak menyangka pak," kata Suryani dengan mata berkaca-kaca.
• Laut China Selatan Makin Panas, Tiongkok Malah Tambah Musuh dengan Adu Tembak dengan Militer India
• Kelemahan Donald Trump Menghadapi China akan Dibongkar, Cara Capres AS Joe Biden Lawan Petahana
Dia menceritakan, awalnya sang suami pamit turun dari rumah hendak memperbaiki sepeda motornya di bengkel.
Namun nahas, suaminya pulang dibawa oleh warga dalam keadaan tak bernyawa dan bersimbah darah.
"Katanya dia mau perbaiki motornya di bengkel, tau-tau pulang sudah meninggal," ujarnya.
Suryani meyakini, setelah sepeda motor suaminya selesai diperbaiki, sang suami ke tempat orang melihat gajah liar.
Pasalnya, warga setempat beramai-ramai untuk melihat gajah liar yang mendekati pemukiman warga.
"Mungkin waktu orang ramai-ramai mau lihat gajah itu, dia datang juga ke sana, ikut lihat gajah itu. Namanya mau musibah tadi," tuturnya.
Almarhum Din Paldas bersama istri dan anaknya tinggal di sebuah rumah kayu yang sangat sederhana.