Berita Viral
Orang Tua YouTuber Ferdian Paleka Tidak Terima Anaknya 'Diplonco', Ancam Bawa Kasus ke Komnas HAM
Orang Tua YouTuber Ferdian Paleka Tidak Terima Anaknya 'Diplonco', Ancam Bawa Kasus ke Komnas HAM
Bungkusan sembako tersebut diberikan kepada dua transpuan di Bandung, Jawa Barat yang kemudian merasa tidak terima dan melapor ke polisi.
Saat ditahan, beredar video Ferdian Paleka dan kedua temannya mendapat perlakuan dari sesama tahanan.
• Lama Tak Pulang Karena COVID-19, Kepala BNPB Dapat Kejutan dari Sang Istri di Hari Ulang Tahunnya
• Wajar Saja AS-Tiongkok Bernafsu Mengusainya Laut China Selatan, Harta Karun Ini Ada di Dalamnya
• Telkomsel Berikan Bantuan Alat Pelindung Diri Bagi Tenaga Medis di Sumatera
Ia tampak diminta melepas pakaiannya dan melakukan push up serta masuk ke tong sampah.
Menanggapi video yang menjadi viral tersebut, pihak keluarga ingin mengajukan penangguhan penahanan.
Dikutip TribunWow.com, hal itu disampaikan melalui kuasa hukum Rohman Hidayat dalam kanal YouTube Tribun Jabar Video, Minggu (10/5/2020).
• Perdagangan Online Syariah di Pasar Modal, Rerata Nilai Transaksi Saham Mencapai Rp 3,45 Triliun
• Kasus Virus Corona Nasional Capai 14.265, Ini Sebaran Kasusnya di Seluruh Indonesia
"Kita para orang tua ingin mengajukan penangguhan penahanan terhadap ketiga orang tersangka," ungkap Rohman Hidayat.
"Kita melihat kondisi terakhir di kepolisian ternyata para tersangka ini tidak aman kelihatannya," jelasnya.
Menurut Rohman, pihak keluarga ketiga tersangka telah mengajukan jaminan.
"Pada hari ini sudah melakukan permohonan penangguhan beserta jaminan dari pihak orang tua yang menjamin tersangka tidak akan melarikan diri, merusak barang bukti, atau tersangka mengulangi perbuatannya," paparnya.
• Nasib Warga Desa di Bungo yang Menusuk Pantat Kapolsek dan Menyandera 7 Polisi di Bungo
Rohman menyebutkan keluarga akan mengajukan penangguhan penahanan mulai Senin (11/5/2020).
Selain itu, pihak keluarga akan berupaya melakukan perdamaian dengan para pelapor.
Rohman menyebutkan keluarga sudah mengakui perbuatan ketiga tersangka sebagai hal yang salah.
• Lewat Menantunya, Kakek 82 Tahun Ini Kembalikan BLT Desa Rp 600 Ribu ke Kantor Desa
"Dengan kondisi ini orang tua sangat prihatin. Orang tua sudah mengakui perbuatan anak-anaknya itu tidak baik, bahkan melanggar hukum," papar Rohman.
"Si tersangka juga sudah mengakui dia meminta maaf atas perbuatan yang dilakukan," lanjut dia.
Ia juga mengecam tindakan perploncoan yang dilakukan sesama tahanan terhadap Ferdian dan teman-temannya.
"Tetapi dengan munculnya video kemarin yang menjadi viral, perbuatan yang terjadi itu jauh lebih tidak manusiawi," tegas Rohman Hidayat.
• INGAT! THR PNS, TNI dan Polri hingga Pensiunan Akan Cair Hari Jumat Pekan Ini, 15 Mei 2020
• Hari Ini Sekira 1.000 WNI dari 3 Negara Tiba di Indonesia, Cek Jalur yang Dilalui Mereka
Video yang viral tersebut menjadi pertimbangan keluarga untuk mengajukan permohonan penangguhan.
Rohman menambahkan pihak keluarga tidak akan ragu mengajukan kasus ini ke Komnas HAM.
"Bahkan sesegera mungkin setelah pengajuan permohonan penangguhan penahanan, kita akan ajukan juga ke Komnas HAM terhadap perlakuan sesama tahanan di dalam kepolisian," jelas Rohman.
• SEDANG TAYANG Drama Korea The World of The Married Episode 1 di Trans TV Sekarang, Bakal Seru
• Kericuhan di Bungo, Kapolda Jambi: Semua Pelaku Bakal Ditindak
Ia kembali menegaskan tindakan yang dilakukan atas Ferdian Paleka dan kedua temannya adalah tidak manusiawi.
"Bayangkan saja, mereka disuruh push up dalam kondisi hampir telanjang hanya memakai pakaian dalam," ungkap Rohman.
"Kemudian viral ditonton jutaan penduduk Indonesia," lanjut dia.
Hal tersebut membuat pihak keluarga prihatin.
"Ini jelas membuat orang tua dari para tersangka kecewa," kata Rohman.
"Ibunya menangis melihat kondisi seperti ini," tandasnya.
Artikel ini telah tayang di Tribunwow.com dengan judul "Tak Terima Ferdian Paleka Alami Perundungan, Keluarga Berniat Ajukan ke Komnas HAM: Ibunya Menangis"
(*)
Artikel Ini Juga Telah Tayang di GridHot.ID