Merasa Ada yang Lebih Berhak, Belasan Warga di Banyumas Ramai-ramai Kembalikan BLT Rp 600 Ribu
Belasan warga di Kecamatan Kemranjen, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, mengembalikan Bantuan Langsung Tunai (BLT) sebesar Rp 600.000, Kamis (7/5/2020)
TRIBUNJAMBI.COM - Belasan warga di Kecamatan Kemranjen, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, mengembalikan Bantuan Langsung Tunai (BLT) sebesar Rp 600.000, Kamis (7/5/2020).
BLT tersebut diberikan untuk membantu warga yang terdampak wabah Covid-19.
Camat Kemranjen, Dwi Irawan Sukma mengatakan, warga yang mengembalikan bantuan tersebut berasal dari Desa Karangsalam 4 orang dan warga Desa Kedungpring 10 orang. Total ada 14 warga yang mengembalikan.
BLT dikembalikan secara sukarela setelah pihaknya bersama pemerintah desa melakukan sosialisasi mengenai daftar penerima dan orang-orang yang berhak menerima.
• Jadwal dan Materi Soal Belajar dari Rumah untuk SD SMP SMA Jumat 8 Mei 2020, Doa Sebelum Pelajaran
• Heboh Ulah Oknum RT, Potong BLT Warga Demi Uang Rokok
"Setelah mendapat informasi, ada warga yang spontan ingin mengalihkan kepada warga lain. Ada yang harus berembuk dengan keluarga baru mengundurkan diri," kata Irawan melalui keterangan tertulis.
Semula, ada warga yang akan menyerahkan langsung kepada warga lain yang lebih membutuhkan.
Namun, karena merasa tidak enak, akhirnya dikembalikan sesuai mekanisme.
Masih ada beberapa warga desa di Kecamatan Kemranjen yang ingin mengembalikan bantuan.
Saat ini pemerintah desa masih terus melakukan pendataan.
• Seperti Tanduk Setan Muncul di Kepala Pria Ini, Ternyata Begini Penjelasan Ilmiah dan Asal Mulanya
• Demi Pengakuan Internasional, Taiwan Lancarkan Diplomasi Corona Lewat WHO di PBB
"Mudah-mudahan penerima secara jujur mengakui kemampuan mereka, sehingga bantuan yang diterima tidak membuat tetangganya iri karenanya," kata Irawan.
Sebelumnya, 12 warga Desa Sirau, Kecamatan Kemranjen, Kabupaten Banyumas ramai-ramai mengembalikan BLT, Rabu (6/5/2020).
BLT diberikan karena warga merasa mampu. Bantuan sebesar Rp 600.000 itu semestinya diterima warga selama tiga bulan ke depan untuk stimulus akibat dampak pandemi Covid-19.
Sumber : kompas.com