Mendadak Edy Rahmayadi Perintahkan Pasien Virus Corona Push Up: Saya Mau Lihat Semuanya!

Baru-baru ini Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi mengungkapkan ceritanya saat menyuruh pasien virus corona push up.

Editor: Tommy Kurniawan
Instagram
Edy Rahmadi 

TRIBUNJAMBI.COM - Baru-baru ini Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi mengungkapkan ceritanya saat menyuruh pasien virus corona push up.

Hal itu ia lakukan saat mengunjungi Rumah Sakit Martha Friska Medan yang menjadi rujukan pasien virus corona.

Edy mengungkapkan, kehadirannya ke rumah sakit demi meninjau kondisi pasien dan petugas medis di sana.

“Saya ke sini mau lihat semuanya. Saya tanya ke pasien tadi di dalam, kondisinya baik. Berarti kalian (tenaga medis) melaksanakan tugas dengan baik. Saya sempat berpikir negatif, tetapi setelah saya lihat semua, oke," ujarnya.

Jadwal Program Belajar dari Rumah Kamis 7 Mei 2020 untuk PAUD, SD, SMP dan SMA, Live di TVRI

Kabar Gembira! Empat Kriteria Ini Tetap Diperbolehkan Pulang Kampung, Siapa Saja?

10 Pekerjaan Ini Diharamkan Rasulullah, Nomor 4 dan 8 Masih Banyak Dilakukan di Indonesia Ternyata!

Diperkirakan 7 Juta Perempuan Hamil Tak Terduga Akibat Wabah Virus Corona

Meski tidak diperbolehkan bertemu langsung, Edy menceritakan bagaimana dirinya bisa mengobrol begitu dekat dengan para pasien.

Melalui kamera, dia berbincang sambil melihat keadaan di dalam ruang isolasi.
Rata-rata pasien yang dirawat sudah lebih dari 14 hari. Kondisi para pasien baik dan sudah stabil.

Menurut Edy, mereka menunggu kepastian hasil swab yang sedang diuji di laboratorium.

"Saya senang sekali hari ini, saya mengobrol dengan delapan pasien tadi. Saya lihat, mereka sehat, bahkan ada yang saya suruh push up,” kata Edy.

Edy mengaku sempat khawatir saat akan masuk ke rumah sakit yang merawat pasien Covid-19.

Namun, menurut Edy, semua tenaga medis yang bertugas adalah anak-anaknya, rakyat Sumut yang mengabdi sebagai benteng terakhir melawan pandemi.

“Takut itu pasti, tapi anak-anak saya ini, petugas ini, mereka saja tak khawatir. Mereka semangat mengabdi, saya Gubernurnya masak enggak berani? Banyak orang yang protes memang, selain kondisi usia saya dan sedang puasa. Tetapi saya harus buktikan ini semua, selama protokol kesehatan saya ikuti,” kata Edy.

Setelah meninjau pasien dan petugas kesehatan, Edy menyempatkan diri menemui para petugas keamanan yang berjaga di halaman parkir dan pintu gerbang rumah sakit.

Ia memberikan motivasi kepada personel Satpol PP dan TNI/Polri agar tetap semangat mengawal penanganan Covid-19 hingga tuntas.

Isu tenaga medis ditelantarkan

Halaman
12
Sumber: TribunWow.com
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved